Kamis, 22 Februari 2024

50 Guru Olahraga MI di Kudus Ikuti Pelatihan Sepak Bola Putri

Anggara Jiwandhana
Sabtu, 22 Juli 2023 07:46:00
Foto: Jumpa pers Milklife coaching clinic (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pengembangan dan pembibitan sepak bola putri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terus berlanjut. Djarum Foundation bersama Milklife kembali menyelenggarakan pelatihan sepak bola bertajuk MilkLife Coaching Clinic untuk para guru olahraga di 50 madarasah ibtidaiyah (MI) atau setara sekolah dasar (SD). Ini merupakan kali ketiga mereka melakukan kegiatan tersebut.

Pelatih kenamaan Indonesia berlisensi UEFA A Timo Scheunemann pun kembali dihadirkan untuk memberikan para guru olahraga materi sepak bola. Yang kemudian selanjutnya bisa diajarkan dan dikenalkan kepada para siswi putri di sekolahnya.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengungkapkan, setelah dilaksanakannya coaching clinic ini, para guru akan kembali ke sekolahnya dan membentuk tim sepak bola putri untuk dua kategori usia yakni U-10 dan U-12.

Selanjutnya, tim tersebut akan berlaga pada MilkLife Soccer Challenge yang dihelat di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Jawa Tengah. Kompetisi ini akan dihelat tiga hingga empat kali dalam setahun ini.

”Komitmen kami masih sama yakni menyebarkan semangat dan kecintaan berolahraga, khususnya sepak bola putri kepada siswi-siswi. Namun sebelum itu kami ajarkan guru mereka dari teknik dasar yang baik dan benar, sehingga kemudian mereka bisa menularkan ilmu ke siswi binaannya,” ucapnya Sabtu (22/7/2023).

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Kementerian Agama Kabupaten Kudus Salma Munawwaroh menyambut baik keterlibatan puluhan sekolah Madrasah Ibtidaiyah di Kudus dalam pelatihan ini.

Menurutnya, kegiatan ini berguna untuk meningkatkan kecerdasan sosial dan emosional yang diharapkan dapat berdampak positif pada pembentukan karakter para peserta didik.

”Sepak bola adalah olahraga beregu yang berdampak positif bagi keterampilan dan kecerdasan anak dalam mengelola emosi dan bersosialisasi,” ungkapnya.

 

Editor: Dani Agus

Komentar