Kamis, 22 Februari 2024

Asian Games IV 1962, Soekarno Tolak Israel

Budi Santoso
Jumat, 22 September 2023 07:30:00
Asian Games ke IV di Jakarta 1962.(https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/)

Murianews, Kudus – Asian Games 2023 digelar di Hangzhou, China dan akan resmi dibuka pada Sabtu (23/9/2023) malam ini. Indonesia, sebagai salah satu bagian Asia, tidak akan pernah lepas dari sejarah panjang Asian Games.

Penyelenggaraan Asian Games IV pada 1962 merupakan salah satu fase penting dalam sejarah Asian Games. Pada penyelenggaraan ini Indonesia dengan tegas menyampaikan pesan politik Presiden Soekarno.

Pada Asian Games 1962 ini, Federas Asian Games mengikutsertakan Israel dan Taiwan. Hal ini membuat Soekarno marah, dan menolak kehadiran kontingen Israel dan Taiwan.

Meski baru 17 tahun mencapai kemerdekaannya, Indonesia memberanikan diri maju menjadi tuan rumah Asian Games. Pemerintahan Soekarno kemudian membangun kompleks olahraga Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.

Bagi dunia olahraga nasional, ini adalah momentum luar biasa. Dimana sumber daya Indonesia yang baru saja Merdeka dikerahkan untuk mendapatkan nama besar di Asian Games IV.

Di Asian Games IV 1962 ini, hampir semua negara di Asia diundang. Namun tentu saja Kecuali Israel dan Taiwan. Sikap Soekarno jelas ingin menunjukan bahwa Indonesia dan sebagian besar negara Asia menolak aksi kolonialisme.

Perhelatan Asian Games IV 1962 pada akhirnya sukses digelar di Jakarta. Namun, sikap Soekarno memuculkan konsekuensi panjang. Salah satu pendiri Asian Games sekaligus wakil presiden Federasi Asian Games atau AFG dan anggota IOC, Guru Dutt Sondhi (India), tak mengakui penyelenggaraan Asian Games di Jakarta.

Tokoh ini menganggap Indonesia telah merusak pesta olahraga Asian Games dengan politik. Sikap ini menimbulkan gelombang protes dari masyarakat Indonesia, yang kemudia mengusir Sondhi dari Indonesia.

Tak hanya itu, massa aksi juga melakukan pengerusakan di kantor kedutaan India di Jakarta. Peristiwa ini kemudian lebih dikenal sebagai ‘Peristiwa Sondhi’.

Kejadian ini yang mewarnai Asian Games IV akhirnya juga mendapat perhaian dari IOC (Komite Olimpiade Internasional). Dalam rapatnya di Swiss, 7 Febuari 1963, IOC menangguhkan keanggotaan Indonesia.

Sanksi IOC ini menjadi sejarah besar, karena untuk pertama kalinya IOC melakukan sanksi sedemikian berat. Indonesia dianggap memasukkan urusan politik ke dalam olahraga selama Asian Games 1962.

Soekarno yang keras kepala sama sekali bergeming, dan tidak memperdulikan sanksi IOC ini. Bahkan Soekarno kemudian mencanangkan Olimpiade tandingan yang lebih dikenal sebagai Ganefo.

Ganefo pada kenyataannya terselenggara dalam skala yang lebih besar dibanding Asian Games. Sebanyak 51 negara dengan 2.700 atlet ambil bagian dalam even Olimpiade tandingan ini.

Sampai 1970, Ganefo akhirnya tidak mampu diselenggarakan lagi, setelah perubahan tata dunia baru. Indonesia juga akhirya kembali menjadi anggota IOC, dan kembali ikut dalam Asian Games.

Indonesia juga menjadi tuan rumah Asian Games untuk kedua kalinya, pada 2018 lalu. Di gelaran ini, Indonesia sukses menjadi tuan rumah sekaligus prestasi.

Pada Asiang Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembag, Indonesia mampu berada di urutan ke-4 di Klasemen akhir medali. Lalu di Asian Games 2023 ini, Indonesia hadir dengan 514 atlet dan turun di 31 cabang olahraga.

Komentar