Kamis, 22 Februari 2024

Pemegang Rekor Dunia Maraton, Kelvin Kiptun Tewas Kecelakaan

Budi Santoso
Senin, 12 Februari 2024 19:31:00
Mendiang Kelvin Kiptun, pemegang rekor dunia maraton asal Kenya yang meninggal karena kecelakaan mobil.(Istimewa/facebook.com/Christopher Schofield)

Murianews, Kudus – Kelvin Kiptun, pemegang rekor dunia maraton tewas dalam sebuah kecelakaan mobil. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (10/2/2024) malam waktu Kenya.

Seperti dilansir dari Kenya Times, laporan polisi menyebutkan Kiptum tewas dalam kecelakaan lalu lintas di kawasan Hutan Kaptagat di sepanjang Jalan Eldoret-Ravine, Rwanda, Kenya. Mobil sedannya membelok dari jalan dan mendarat di parit pinggir jalan.

Pelari maraton Kenya itu diidentifikasi meninggal di tempat kejadian. Tubuhnya mengalami luka-luka serius sehingga nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi.

Kelvin Kiptun, merupakan salah satu atlet lari top yang akan turun di Olimpiade Paris 2024, Juli nanti. Di arena ini, Kiptun diperkirakan akan bertarung ketat dengan rekan senegaranya Eliud Kipchoge.

Rekan Kiptun ini adalah pelari maraton top lainnya dari Kenya, yang merupakan juara Olimpiade dua kali. Meninggalnya Kiptun pada akhirnya membuat Kipchoge kehilangan rekan sekaligus rival di lari maraton.

Kecelakaan mobil tunggal menewaskan Kiptun bersama dengan pelatihnya. Pada kejadian ini Kiptun diketahui menyetir sendiri mobilnya, sebelum tergelicir di sebuah belokan hingga mobilnya menabrak pohon.

Kenneth Kimaiyo, seorang teman Kiptum, mengatakan tiba di lokasi kecelakaan segera setelah peristiwa itu terjadi. Menurutnya Kiptum telah terlempar keluar dari mobil. Mobil perak yang ditumpanginya hancur pada bagian atapnya, dengan kaca jendela tidak ada yang utuh lagi.

Kiptum yang berusia berusia 24 tahun adalah salah satu pelari asal Kenya yang tengah naik daun. Pelari ini berhasil memecahkan rekor dunia hanya dalam penampilan ketiganya dalam even maraton elit.

Rekornya, terjadi pada Chicago Marathon tahun lalu, dan diratifikasi oleh federasi atletik internasional World Athletics. Kematiannya bergema di seluruh Kenya, di mana pelari ini dianggap sebagai bintang olahraga terbesar.

"Dia baru berusia 24 tahun. Kiptum adalah masa depan kita," kata Presiden Kenya William Ruto, menyampaikan duka cita seperti dilansir Kenya Times.

Kiptum dan pelatihnya, Gervais Hakizimana, tewas dalam kecelakaan tunggal di di Rwanda, pada Minggu (11/2/2024) malam waktu setempat. Kejadianya berlangsung sekitar pukul 11 malam.

Lokasi kecelakan terjadi di dekat kota Kaptagat di Kenya Barat, wilayah dataran tinggi yang terkenal sebagai basis pelatihan untuk pelari jarak jauh terbaik dari Kenya dan di seluruh dunia. Kiptum lahir dan dibesarkan di daerah tersebut.

Selain Kiptun dan pelatihnya, juga diketahui ada seorang wanita di dalam mobil yang mengalami kecelakaan. Namun identitasnya belum diketahui, dan hingga saat ini sedang menjalani perawatan serius di RS.

Sedangkan Kiptum dan Hakizimana, sang pelatih dilaporkan meninggal di tempat kejadian. Kiptum adalah manusia pertama yang mampu berlari maraton dalam waktu kurang dari 2 jam, 1 menit di perlombaan resmi.

Rekor dunia maraton yang diciptakannya adalah 2:00.35 di Chicago pada bulan Oktober 2023. Pelari ini mengalahkan rekan senegaranya yang juga pelari maraton hebat Eliud Kipchoge, yang merupakan juara Olimpiade dua kali.

Komentar