Kamis, 22 Februari 2024

Imbang Lawan Hai Phong FC, PSM Makassar Terdepak dari Piala AFC

Supriyadi
Kamis, 30 November 2023 22:38:00
PSM Makassar vs Hai Phong dalam matchday kelima Grup H Piala AFC 2023-2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (30/11/2023). (Dok PSM Makassar)

Murianews, Bali – PSM Makassar dipaksa menelan pil pahit. Tim berjuluk Juku Eja itu harus terdepak dari Piala AFC zona ASEAN. Itu terjadi setelah mereka ditahan imbang 1-1 saat menjamu wakil Vietnam, Hai Phong FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (30/11/2023) malam.

Padahal, dalam matchday kelima Grup H Piala AFC 2023-2024 itu merupakan kans untuk melaju ke semifinal zona ASEAn. Hasil ini juga memastikan semua wakil Indonesia yakni PSM Makassar dan Bali United, gagal melaju ke babak selanjutnya.

Bermain di depan publik sendiri, PSM Makassar sebenarnya sudah bermain apik. Sayangnya mereka kebobolan lebih dulu pada menit ke-74 oleh Lucao. Tiga menit berselang Yakob Sayuri berhasil menyamakan kedudukan.

Sayangnya, kuatnya pertahanan lawan, membuat hasil 1-1 itu bertahan hingga akhir laga. Akibatnya PSM Makassar harus puas diperingkat tiga Grup H dengan tujuh poin. Poin itu sama dengan Hai Phong yang berada di tempat kedua.

PSM Makassar kalah selisih gol (-4) dibandingkan Hai Phong yang tak pernah kebobolan (0). Sementara, diperingkat pertama dihuni wakil Malaysia, Sabah FC dengan koleksi 12 poin.

Dengan menyisakan satu pertandingan, PSM Makassar tidak akan mungkin untuk finis sebagai runner-up terbaik dari tiga grup yang ada di zona ASEAN.

Sebagai informasi, hanya juara Grup G, H dan I serta satu runner-up terbaik yang berhak lolos ke semifinal Piala AFC 2023-2024 zona ASEAN.

Saat ini, puncak klasemen runner-up terbaik Piala AFC 2023-2024 zona ASEAN untuk sementara di kuasai wakil Kamboja, Phjom Penh Crown dengan 12 poin setelah menang 4-0 atas Cebu FC.

Alhasil, poin maksimal yang bisa didapat PSM Makassar di Grup H hanyalah 10 poin andai mereka bisa mengalahkan Sabah FC dalam matchday terakhir. Jumlah itu secara matematis tak cukup untuk menggeser posisi Phnom Penh Crown.

 

Komentar