Kamis, 22 Februari 2024

Lawan 10 Pemain, Persipa Telan Kekalahan di Cilacap

Umar Hanafi
Sabtu, 18 November 2023 20:28:00
Laga PSCS Cilacap kontra Persipa Pati di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (18/11/2023). (Murianews/Persipa Pati)

Murianews, Pati – Persipa Pati menelan kekalahan dari 10 pemain PSCS Cilacap di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (18/11/2023). Laskar Saridin dikalahkan dengan skor akhir 2-1.

Dalam laga itu, tuan rumah unggul terlebih dahulu melalui gol cepat. Gol PSCS Cilacap dilesatkan Rafael De Rodrigues, 5 menit usai wasit meniupkan peluit tanda kick-off.

Persipa Pati membalas pada menit ke-68 untuk menyamakan skor 1-1. Sontekan pemain asing Persipa Pati Hotam Shavkati membuat pendukung PSCS Cilacap terdiam.

Semenit setelahnya, pemain belakang PSCS Cilacap, Redi Rusmawan diganjar kartu kuning kedua usai melanggar pemain Persipa Pati. Tentu saja ini seharusnya menjadi keuntungan buat Kebo Landoh Pesipa.

Laskar Saridin pun meningkatkan intensitas serangan. Anak asuh Jan Saragih menggempur pertahanan PSCS Cilacap demi memperoleh tiga poin di kandang lawan.

Namun, PSCS Cilacap justru bisa mengamankan laga. Rafael De Rodrigues kembali menjebol gawang Persipa Pati dan mengantarkan Hiu Pantai Selatan merebut tiga poin. Gol ini diciptakan di penghujung laga, menit ke-82.

Pelatih Persipa Pati Jan Saragih mengaku kecewa dengan hasil ini. Menurutnya, Imam Witoyo dan kawan-kawan kehilangan fokus sehingga kebobolan di akhir laga.

”Kita kecolongan di babak pertama. Babak kedua kita bangkit dan kuasai permainan. Menit akhir kita mau (menang). Tapi kita kecolongan (lagi),” ujar Jan Saragih.

Mantan Asisten Pelatih Persija Jakarta itu menilai seharusnya laga ini bisa dimenangkan anak asuhnya. Namun lantaran kurangnya disiplin pemain membuat kemenangan buyar.

”Ini game kita, tapi kita kasih ke mereka. Ini tidak boleh terjadi lagi. Mereka bisa counter attack. Pemain harus lebih disiplin lagi. Kita ngak puas. Saya kecewa sekali. Kita harus disiplin 90 menit. Ndak boleh lepas,” pungkas dia.

Editor: Budi Santoso

Komentar