Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sejumlah nama seperti Sutamto, Suhadi Bonding, Ngadi Permadi, hingga Ratmoko pun nampak dalam skuad yang berlaga di era Galatama tersebut. Pelatih legendaris mereka, Daniel Rukito juga nampak di pinggir lapangan memberikan instruksi.

Pertandingan sendiri berlangsung dengan tempo yang cukup cepat. Meski begitu, pertandingan ini merupakan pertandingan persahabatan sehingga tidak ada menang maupun kalah.

Koordinator pemain Gajah Mungkur Muriatama, Sutamto menyebut, ini merupakan kali pertama para pemain eks GMMT berkumpul dan bertanding bersama kembali. Mereka pun merasa senang karena bisa merasakan rumput yang sama dan seragam yang juga senada dengan era Galatama.

”Dulu sponsornya adalah Sukun, saat ini juga Alhamdulillah dapat jersey dari Sukun juga. Kami ucapkan terima kasih juga kepada semua pihak yang sudah mendukung acara pada sore hari ini,” katanya di sela laga.

Sutamto sendiri masih ingat betul betapa ngototnya permainan anak-anak GMMT saat masih berlaga di Galatama. Hal inilah yang kemudian memicu semangatnya untuk bermain dengan sungguh-sungguh walau dengan tenaga yang sudah tidak muda.

BACA JUGA: Gajah Mungkur Muriatama Reuni di Wergu Wetan
”Walaupun ini pertandingan persahabatan, kami merasa bisa nostalgia kembali. Stadion yang sama dan rekan tim yang sama, kami bersyukur bisa berkumpul kembali dan bermain bersama lagi walau hanya laga eksebisi saja,” tuturnya.Gajahmungkur Muriatama sendiri merupakan hasil merger dari Gajah Mungkur Wonogiri dan Sukun Kudus. Mereka tersebut terbilang cukup sukses berkiprah di kompetisi Galatama, salah satu kompetisi profesional saat itu selain kompetisi resmi perserikatan.Ada sejumlah klub yang berlaga di kompetisi ini. Mulai dari Pelita Jaya, Arseto Solo, Semen Padang, Arema, Barito Putera, Semen Padang, Minyak Mitra. Ada juga Bentoel Galatama, Gelora Dewata 89, Putra Mahakam, Bogor Jaya, Aceh Putra Galatama, dan Assyabaab.Klub itu juga disponsori oleh PT Sukun Wartono Indonesia. Perusahaan rokok yang baru-baru ini kembali aktif menjadi sponsor klub-klub sepak bola di Pantai Utara. Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler