Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Santos FC terdegradasi di Liga Brasil setelah 111 tahun ikut serta. Klub pertama Pele dan Neymar ini mengalami masa surut pada musim ini.

Pertandingan terakhir Liga Brasil menelurkan hasil yang mengejutkan pada Santos FC. Mereka menelan kekalahan 1-2 dari Fortaleza, Kamis (7/12/2023) dinihari WIB, sehingga gagal lolos dari grup degradasi, berada di posisi 17 klasemen akhir.

Dengan hasil ini, Santos terdegradasi setelah 111 tahun secara konsisten berada di level atas kompetisi Brasil. Klub ini telah dikenal sebagai tempat lahirnya telenta sepak bola terbaik di dunia.

Beberapa pemain top lahir dari Santos FC sejak bertahun-tahun lampau. Diantaranya adalah Pele, Neymar, Robinho dan nama-nama top lainnya, yang jumlahnya banyak.

Kabar ini jelas mengejutkan banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun pada kenyataannya, Santos FC tidak bisa meninggalkan zona degradasi yang diperuntukan untuk 4 tim dari 20 tim yang berkompetisi.

Seperti dilansir ESPN, setelah hampir seratus tahun menjadi klub terkemuka, Santos FC memiliki masalah keuangan besar. Tahun lalu mereka menumpuk hutang, dan dilarang oleh FIFA untuk menandatangani pemain baru.

Di lapangan, mereka tetap memiliki kekuatan yang luar biasa saat mereka maju ke final Libertadores tahun lalu. Namun sayangnya mereka menelan kekalahan 0-1 dari tetangganya Palmeiras.

Degradasi di musim ini sebenarmua telah diantisipasi, tetapi hasilnya masih membuat penggemar mereka menyesal. Klub yang memiliki sejarah dan tradisi sepak bola besar ini akhirnya harus ‘karam’.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini