Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Hasil undian semifinal Piala Carabao tahun ini dicurigai para penggemar sepak bola di Inggris. Undian yang sudah dilakukan dianggap settingan, dan menjadi pembicaraan di jagad maya.
Pada pertandingan terakhir babak 8 Besar yang digelar Kamis (21/12/2023), Liverpool berhasil menang 5-1 atas West Ham. Dengan demikian Liverpool menyusul 3 tim lainnya yang sudah lolos ke semifinal lebih dulu.
Tiga tim yang sebelumnya melangkah ke babak semifinal Piala Carabao. Meraka adalah Chelsea, Fulham dan Middlesbrough.
Begitu pertandingan antara Liverpool vs West Ham berakhir, panitia melakukan pengundian untuk babak semifinal. Hasilnya adalah dua pertandingan yang menurut para penggemar dianggap sebagai settingan.
Hasil undian yang telah dilakukan, menempatkan Middlesbrough berhadapan dengan Chelsea. Sedangkan Liverpool akan menghadapi Fulham.
Khususnya, banyak penggemar Middlesbrough dan Fulham, hasil undian ii dianggap sebagai sebuah penipuan. Mereka bahkan menggambarkannya sebagai ‘pengaturan’ paling terang-terangan yang pernah ada.
"Itu jelas undian paling curang yang pernah ada," ujar seorang penggemar mengeluarkan pesan kecurigaannya di media sosial.
"Pengundian untuk Piala Carabao telah disegel untuk grand final. Middlesbrough dan Fulham tidak pernah memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar," kata penggemar lainnya.
Sementara itu, penggemar lain mengejek penyelenggara dengan menyatakan hasil undian itu sebagai "kejutan". Mereka bergurau bahwa Liverpool dan Chelsea memiliki peringkat yang berbeda.
"Ini mengejutkan bahwa Liverpool dan Chelsea berada di divisi yang berbeda. Ini pasti akan memuaskan sponsor turnamen. Sungguh suap yang terang-terangan," begitu serangan yang dikeluarkan salah satu penggemar.
Jika Chelsea dan Liverpool memenangkan semifinal untuk mencapai pertandingan final Piala Carabao musim ini, mereka akan menciptakan kembali final 2022. Dalam pertandingan itu, kedua tim bermain imbang 0-0 setelah 120 menit bermain dan harus melalui adu penalti.
Dalam adu penalti, hanya kiper Chelsea saat itu, Kepa yang gagal melakukan tembakan ke-11. Sementara sebelas pemain Liverpool semuanya berhasil menyelesaikan tugasnya.



