Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri mencatatkan waktu 10,39 detik di Mt Sc Relays di Amerika Serikat. Catatan itu diciptakannya dalam sesi ujicoba pertama lari 100 meter, di AS.

Kabar ini disampaikan PB PASI (Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), melalui akun Instagram, Kamis (25/4/2024). Saat ini Zohri berada di Amerika Serikat untuk mengikuti ajang Mt Sac Relays.

"Zohri finis dengan catatan waktu 10,39 detik saat mengikuti ajang Mt. Sac Relays yang berlangsung di Stadion Hilmer Lodge, Walnut, California," demikian unggahan PB PASI di instagramnya @pbpasiofficial, Kamis (25/4/2024).

Penampilan Zohri di ajang tersebut merupakan uji coba pertama setelah menjalani 24 hari pelatihan secara intensif di Amerika Serikat. Saat ini, Zohri kembali ke pusat pelatihan di Phoenix, AS.

Program latihan yang dijalanii Zohri dilakukan dalam persiapannya untuk memperebutkan tiket Olimpiade Paris 2024. Itu akan dijalani Zohri di ajang Kinami Memorial yang akan berlangsung di Osaka, Jepang, pada 12 Mei 2024.

Lalu Muhammad Zohri diharuskan bisa mencatatkan waktu dibawah 10 detik di kualifikasi Olimpiade 2024. Itu harus dicapainya jika ingin bisa berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Selain Zohri, PB PASI saat ini juga tengah menyiapkan pelari maraton Odekta Elvina Naibaho. Pelari maraton ini juga masih fokus berlatih untuk menghadapi kejuaraan yang menjadi bagian dari kualifikasi menuju Olimpiade Paris 2024.

Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung mengatakan, kedua atlet tersebut tidak mengandalkan wildcard. Sehingga mereka harus berjuang keras melalui jalur kualifikasi menuju Olimpiade Paris 2024.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler