Minta Jersey Mbappe, Bek Alaves Dikecam Pendukungnya Sendiri
Budi Santoso
Rabu, 25 September 2024 16:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bek Alaves, Abdel Abqar mendapatkan kecaman dari para pendukungnya sendiri. Itu terjadi setelah secara atraktif meminta jersey milik Kylian Mbappe di akhir babak pertama pertandingan.
Kejadian itu mematik kecaman para pendukung Alavez, karena pada momen itu, Alavez tengah tertinggal 0-2 dari Real Madrid. Pertandingan Real Madrid vs Alaves yang berlangsung di Santiago Bernabeau, Rabu (25/9/2024) dinihari WIB, berakhir dengan 3-2 untuk tuan rumah.
Momen minta jersey yang dilakukan Abdel Abqar, di pertandingan putaran ke-7 Liga Spanyol itu, dinilai kontroversial. Tindakan Abqar akhirnya menimbulkan gelombang kritik dari para penggemar dan pakar sepak bola.
Banyak dari mereka berpikir bahwa meminta jersey di tengah pertandingan, terutama ketika timnya kalah, menunjukkan rasa tidak hormat terhadap klub. Bahkan juga semangat kompetisi profesional.
"Bukankah memalukan bagi seorang pemain profesional untuk bertindak seperti ini? Dia tidak memiliki harga diri sama sekali. Hari ini mereka datang ke Madrid sebagai turis," ujar salah satu penggemar Alaves di medsos.
Tindakan Abqar tidak hanya menimbulkan reaksi negatif dari para pendukungnya. Tetapi pada akhirnya, sepertinya juga mempengaruhi keputusan staf pelatih.
Setelah turun minum, Abqar diganti dan tidak tampil di babak kedua. Meski belum ada informasi resmi tentang alasan pergantian pemain, banyak orang yang beranggapan bahwa ini mungkin merupakan hukuman dari pelatih Alaves atas tindakan pemain ini.
Kejadian ini juga memicu diskusi tentang budaya bertukar jersey di sepak bola. Meskipun ini adalah tradisi yang baik, karena menunjukkan rasa saling menghormati antar pemain.



