Jude Bellingham Disebut Mulai Membuat Real Madrid Khawatir
Budi Santoso
Jumat, 8 November 2024 08:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Perkembangan Jude Bellingham di Real Madrid dikabarkan mulai menimbulkan kekhawatiran. Permainannya yang tidak stabil membuat manajemen Real Madrid mulai gusar.
Jude Bellingham sebelumnya memiliki musim debut yang mengesankan bersama Real Madrid. Saat itu, pemain asal Inggris itu berhasil mencetak 23 gol di semua kompetisi.
Bersama Real Madrid di musim pertamanya, Bellingham memenangkan gelar La Liga Spanyol dan Liga Champions. Sehingga dirinya kemudian bisa masuk dalam perlombaan untuk meraih Ballon d’Or 2024.
Namun, kedatangan Kylian Mbappe sebagai Galactico baru di Santiago Bernabeu telah memengaruhi penampilan Bellingham. Pemain ini harus berubah posisi, agak ke belakang meninggalkan posisi sebagai si pemain nomor 10 di timnya.
Dampaknya menjadi menjadi sangat jelas ketika dalam 12 pertandingan beruntun Bellingham belum mampu mencetak gol. Menurut surat kabar Spanyol Relevo, situasi Bellingham menjadi perhatian bagi manajemen Real Madrid saat ini.
Dengan bentuk permainannya saat ini, Bellingham bahkan dinilai "tidak jelas, bingung, dan salah arah." Pemain berusia 21 tahun itu dianggap sebagai salah satu "pecundang terbesar dalam uji coba Ancelotti".
Bellingham disebut-sebut bergerak di antara posisi sayap kanan dan kiri. Sehingga perannya menjadi tidak jelas dan tidak memberi kontribusi maksimal bagi permainan Real Madrid.
Real Madrid menderita dua kekalahan berturut-turut melawan Barcelona dan AC Milan di kompetisi domestik dan kontinental. Dari sana memunculkan pertanyaan tentang masa depan Ancelotti.
Para boss di Real Madrid, dilaporkan belum ingin memecat pelatih asal Italia itu di tengah musim. Namun, dipastikan Don Carlo harus segera meningkatkan preforma timnya, jika tidak ingin dipecat lebih dini.
Sementara itu....
- 1
- 2



