Vinicius Bicara Banyak Hal Usai Madrid Juara Piala Interkontinental
Budi Santoso
Kamis, 19 Desember 2024 13:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Real Madrid meraih gelar pertamanya musim ini setelah mengalahkan Pachuca 3-0 di final Piala Interkontinental. Kemenangan ini tak lepas dari performa gemilang Vinicius Jr., yang mencatatkan satu gol dan satu assist.
Setelah pertandingan, Vinicius, yang baru saja menerima penghargaan FIFA The Best, berbicara mengenai banyak hal, termasuk kegagalannya meraih Ballon d'Or tahun ini. Pemain berusia 24 tahun itu meyampaikanya saat diwawancarai Marca.
"Saya selalu tetap tenang setiap hari, karena saya mampu membawa kehidupan yang lebih baik bagi keluarga saya. Saya bergabung dengan Real Madrid, klub terhebat di dunia. Meskipun saya dipandang rendah untuk waktu yang lama, saya tidak pernah patah semangat,” Ujarnya.
Vinicius menyatakan Penghargaan Ballon d’Or yang tidak diberikan pada dirinya tidak akan mengubah motivasi dirinya. Sebagai pemain dirinya akan memberikan segalanya untuk tim dan rekan-rekannya di Real Madrid.
Di pertandingan Madrid vs Pachuca, Vinicius memberikan assist sempurna untuk Kylian Mbappe. Pemain ini mengungkapkan hubungan spesialnya dengan Kylian Mbappe yang ternyata pemain idolanya.
"Saya penggemar beratnya. Saya sering mengirim pesan kepadanya karena saya selalu bermimpi bermain bersamanya. Dia pemain yang luar biasa. Kami saling mengagumi sejak lama” ujar Vinicius Jr.
Real Madrid memulai pertandingan dengan kesulitan menghadapi serangan agresif Pachuca, klub asal Meksiko. Namun, kejeniusan Vinicius menjadi kunci, saat umpan akuratnya memberi Mbappe kesemptan untuk membuka skor di babak pertama.
Rodrygo dan Vinicius...
- 1
- 2



