Dominasi Inter di Super Copa Italia Padam, Digebuk Milan 3-2
Budi Santoso
Selasa, 7 Januari 2025 09:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dominasi Inter Milan di Piala Super Italia padam. Keinginan mereka untuk bisa merebut gelar juara ke-4 berturut-turut gagal, setelah digebuk AC Milan, 3-2.
Pertandingan final Piala Super Italia digelar di Riyadh, Arab Saudi, Senin (6/1/2024) menjelang tengah malam. Ini menjadi final ke-3 Piala Super Italia yang digelar di Riyadh.
Tammy Abraham menjadi pahlawan AC Milan setelah mencetak gol kemenangan di menit akhir dalam laga penuh drama melawan Inter Milan di final Piala Super Italia. Ini menjadi kemenangan pertama Milan di final Piala Super Italia sejak 2016.
Inter Milan, yang mengincar trofi keempat berturut-turut di Piala Super Italia, memulai pertandingan dengan dominasi penuh. Gol dari Lautaro Martinez di babak pertama dan Mehdi Taremi di awal babak kedua membuat mereka sempat unggul 2-0.
Situasi ini telah membuat keyakinan yang terbentuk mengarah pada kemenangan Inter Milan atas rival sekotanya ini. Namun, di tengah euforia, Inter Milan harus kehilangan gelandang andalan Hakan Calhanoglu karena cedera otot pada menit ke-30.
Kristjan Asllani masuk menggantikannya. Namun, kehilangan seorang Calhanoglu terlihat menjadi pukulan besar bagi juara bertahan Serie A itu. Permainan mereka berubah.
AC Milan memanfaatkan situasi ini, dan mulai bangkit di babak kedua. Theo Hernandez membuka harapan melalui tendangan bebas spektakuler di menit ke-52, dan merubah skor menjadi 1-2. Gol tersebut menginspirasi Milan untuk meningkatkan tekanan pada pertahanan Inter.
Kekacauan...
- 1
- 2



