Namun, keputusan ini juga berdampak pada penghasilan Neymar. Gajinya di Santos jauh lebih rendah dibandingkan dengan gajinya di Al Hilal. Menurut Globo, Neymar hanya akan menerima $166.000/bulan di Santos.
Jumlah ini tentu saja sangat kecil dibandingkan dengan gajinya di Al Hilal selama ini. Di klub Arab Saudi itu, Neymar menerima penghasilan $10,8 juta per bulan. Jelas sekali gajinya anjlog secara signifikan.
Neymar juga dengan jujur mengakui bahwa pengalamannya di Al Hilal tidak berjalan sesuai harapan. Situasi itulah yang membuatnya membuat keputusan untuk pulang ke Santos.
"Saya bersenang-senang di Arab Saudi dan ingin tinggal lebih lama di Al Hilal. Namun, berbagai hal menjadi tidak sesuai dengan harapan, baik dalam aspek profesional maupun kehidupan sehari-hari di klub. Itu memaksa saya untuk mengambil keputusan untuk pergi," jelas Neymar.
Neymar menandatangani kontrak jangka pendek dengan Santos, dengan harapan kembali mendapatkan kebugaran dan menemukan kembali ritmenya di lapangan. Sebelum mencari peluang untuk kembali ke Eropa.
"Sekarang, saya perlu bermain sepak bola lagi. Dan hanya Santos yang dapat memberikan saya cinta dan persiapan terbaik untuk tantangan berikutnya dalam karier saya," tambahnya.
Keputusan Neymar ini menunjukkan, meskipun faktor finansial sering menjadi pertimbangan utama dalam dunia sepak bola modern, namun masih ada nilai sentimental dan kecintaan terhadap klub yang mempengaruhi.
Murianews, Kudus – Neymar telah secara resmi mengkonfirmasi kembali ke klub masa kecilnya, Santos. Keputusan ini diambil setelah 12 tahun sejak pergi bergabung dengan Barcelona.
Namun, yang mengejutkan adalah keputusan Neymar yang menerima gaji yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang ia terima di Al Hilal. Perasaan cintanya pada Santos sepertinya lebih dikedepankan.
Dalam sebuah video emosional, saat mengumumkan keputusannya kembali ke Santos, Neymar mengungkapkan, kepulangannya terasa seperti perjalanan kembali ke masa lalu.
Mengenakan seragam tim yang pernah membantunya melangkah ke panggung sepak bola dunia, Neymar menyatakan bahwa ini adalah titik balik besar dalam kariernya. Terutama setelah masa yang tidak memuaskan di Al Hilal.
Keputusan Neymar untuk kembali ke Santos datang hanya beberapa hari setelah ia dan Al Hilal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontraknya. Kontrak yang akhirnya hanya berlangsung selama 18 bulan.
Harapan besar yang dipikulnya di klub Arab Saudi tersebut tidak terpenuhi. Itu karena cedera serius yang dideritanya, termasuk pecahnya ligamen cruciate hanya dua bulan setelah bergabung. Selama waktunya di Al Hilal, Neymar hanya mencatatkan tujuh penampilan dan mencetak satu gol.
"Saya akan menandatangani kontrak dengan Santos. Saya ingin berterima kasih kepada semua penggemar di seluruh dunia yang telah lama menunggu momen ini. Sudah hampir 12 tahun sejak saya meninggalkan Vila Belmiro, tetapi cinta saya untuk klub dan para penggemar tidak berubah," ujarnya dilansir Globo.
Gajinya Anjlog...
Namun, keputusan ini juga berdampak pada penghasilan Neymar. Gajinya di Santos jauh lebih rendah dibandingkan dengan gajinya di Al Hilal. Menurut Globo, Neymar hanya akan menerima $166.000/bulan di Santos.
Jumlah ini tentu saja sangat kecil dibandingkan dengan gajinya di Al Hilal selama ini. Di klub Arab Saudi itu, Neymar menerima penghasilan $10,8 juta per bulan. Jelas sekali gajinya anjlog secara signifikan.
Neymar juga dengan jujur mengakui bahwa pengalamannya di Al Hilal tidak berjalan sesuai harapan. Situasi itulah yang membuatnya membuat keputusan untuk pulang ke Santos.
"Saya bersenang-senang di Arab Saudi dan ingin tinggal lebih lama di Al Hilal. Namun, berbagai hal menjadi tidak sesuai dengan harapan, baik dalam aspek profesional maupun kehidupan sehari-hari di klub. Itu memaksa saya untuk mengambil keputusan untuk pergi," jelas Neymar.
Neymar menandatangani kontrak jangka pendek dengan Santos, dengan harapan kembali mendapatkan kebugaran dan menemukan kembali ritmenya di lapangan. Sebelum mencari peluang untuk kembali ke Eropa.
"Sekarang, saya perlu bermain sepak bola lagi. Dan hanya Santos yang dapat memberikan saya cinta dan persiapan terbaik untuk tantangan berikutnya dalam karier saya," tambahnya.
Keputusan Neymar ini menunjukkan, meskipun faktor finansial sering menjadi pertimbangan utama dalam dunia sepak bola modern, namun masih ada nilai sentimental dan kecintaan terhadap klub yang mempengaruhi.