Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Meskipun rivalitas antara Real Madrid dan Man City semakin panas dalam beberapa musim terakhir, UEFA telah menegaskan bahwa segala bentuk penghinaan personal atau diskriminatif tidak dapat ditoleransi dalam sepak bola.

Sumber dari UEFA menyebutkan bahwa badan pengatur sepak bola Eropa itu sedang mengkaji insiden ini secara serius. Kemungkinan besar mereka akan membuka penyelidikan secara resmi.

Jika terbukti bersalah, Real Madrid bisa menghadapi sanksi berat, mulai dari denda besar hingga larangan penjualan tiket untuk pertandingan mereka berikutnya. Atau bahkan penutupan sebagian tribun Bernabeu pada laga-laga UEFA ke depan bisa terjadi.

UEFA sendiri memiliki rekam jejak ketat dalam menindak aksi-aksi diskriminatif. Pada Euro 2024 lalu, tujuh negara peserta terkena sanksi akibat ulah suporter mereka, termasuk Serbia, Kroasia, dan Hongaria.

Bahkan, klub Paris Saint-Germain juga harus menerima hukuman penutupan sebagian tribun Parc des Princes hanya empat bulan lalu akibat nyanyian homofobia dari para penggemarnya.

Ejekan suporter Madrid terhadap Guardiola, jika terbukti tentu akan memberi kerugian bagi Real Madrid. Semua mata kini tertuju pada UEFA terkait kasus ini, tentang apa keputusan yang akan mereka ambil dalam beberapa hari ke depan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler