Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Kejadian mengejutkan di Liga Champions Concacaf, yang melibatkan wasit asal Meksiko, Marco Antonio Ortiz Nava akhirnya berbuntut sanksi. Dalam laga Sporting KC vs Inter Miami, Ortiz dinilai melakukan kesalahan fatal.

Ortiz Nava saat itu meminta jersey dan tanda tangan Messi usai pertandingan. Tindakannya dianggap sebagai sebuah pelanggaran berat oleh Concacaf yang kemudian menjatuhkan sanksi padanya.

Setelah pertandingan Sporting KC vs Inter Miami (19/2/2025) yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 Inter Miami, Ortiz Nava tertangkap meminta tanda tangan Messi.

Wasit Ortiz Nava meminta jersey dan tanda tangan Messi dengan alasan untuk diberikan kepada anggota keluarganya yang tengah berjuang melawan sakit parah. Namun Concacaf tetap turun tangan dan menyelidiki kejadian ini.

Setelah melakukan penyelidikan, Concacaf akhirnya secara resmi menjatuhkan hukuman bagi Ortiz Nava. Seperti dilansir dari The Mirror, Ortiz Nava resmi dilarang memimpin pertandingan di kompetisi Concacaf selama enam bulan.

Keputusan ini jelas menjadi pukulan telak bagi karier wasit Ortiz Nava, meskipun ia masih diizinkan bertugas di Liga MX, liga domestik di Meksiko. Namun, jika ia melakukan pelanggaran serupa di masa depan, sanksi lebih tegas dengan larangan permanen, sudah disiapkan Concacaf.

Menurut peraturan perwasitan di Concacaf yang sangat ketat, wasit dilarang keras meminta tanda tangan atau berfoto dengan pemain. Tindakan ini dianggap melanggar kode etik dan mengancam netralitas serta integritas pertandingan.

Merusak kepercayaan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler