Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Jelas ini bukan pujian sembarangan, ini adalah pengakuan bahwa dunia sepak bola sedang menyaksikan lahirnya legenda baru. Karena kenyataannya memang seperti itu.

Legenda sepak bola Inggris lainnya, Steve McManaman, juga tak ketinggalan memberikan pendapatnya. Legenda Timnas Inggris ini membandingkan Yamal dengan Michael Owen yang mencetak gol ikonik di Piala Dunia 1998 pada usia 18 tahun.

Namun, McManaman menegaskan bahwa Yamal bahkan lebih konsisten dan lebih matang. Semua telah dibuktikan Yamal dalam banyak pertandingan.

“Dia telah bersinar di semifinal, final, memenangkan trofi, dan mempertahankan performa terbaik untuk Barcelona. Dalam hal awal karier, Yamal lebih hebat dari siapa pun!" ujar McManaman.

Namun, ada satu kekhawatiran yang menurut McManaman bisa menjadi masalah bagi Yama. Dalam hal ini Barcelona diingatkannya untuk bijak dalam menjaga fisik Yamal.

"Kita telah melihat talenta muda seperti Pedri, Gavi, dan Ansu Fati dihantam cedera. Yamal terlalu berharga untuk mengalami nasib yang sama. Dengan beban besar di pundaknya, Barcelona harus memastikan permata mereka tidak menyala terlalu cepat,” tegasnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler