Barcelona Harus Main 7 Kali dalam 20 Hari, Flick Berang Tak Kepalang!
Budi Santoso
Kamis, 27 Maret 2025 20:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pelatih Hansi Flick berang, setelah medapati Barcelona harus menjalani jadwal pertadingan neraka. Pelatih asal Jerman ini bahkan dengan terang-terangan menuding La Liga Spanyol, tak mau melindungi klub Spanyol.
Barcelona memang tengah bersiap menghadapi badai jadwal yang luar biasa berat. Dalam rentang waktu hanya 20 hari, raksasa Catalan harus melakoni tujuh pertandingan krusial di berbagai kompetisi. Rata-rata, Frenkie de Jong dkk hanya punya waktu istirahat tiga hari sebelum kembali bertanding.
Situasi ini semakin parah karena banyak pemain Barcelona yang baru saja pulang dari tugas membela tim nasional. Menjelang laga melawan Osasuna, Jumat (28/3/2025) dinihari WIB ini, Hansi Flick tak bisa menyembunyikan kekesalannya.
Dalam konferensi pers pra pertandingan, sang juru taktik Jerman secara terang-terangan mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani timnya. Seperti dilansir Mundo Deportivo, Flick menyebut situasi yang dihadapi Barcelona adalah sebuah kegilaan.
Menurut Flick, para pemain sudah habis-habisan untuk tim nasional, dan sekarang mereka langsung kembali untuk bertanding tanpa jeda yang cukup. Barcelona harus melawan Osasuna, lalu bertemu Leganes pada pukul 9 malam, menjadi sesuatu yang berat untuk dijalani.
”Ini gila! Liga lain tak melakukan hal seperti ini. Jika tim Spanyol berlaga di Liga Champions, La Liga seharusnya melindungi mereka. Tapi saya tidak bisa mengubahnya. Kami tetap akan bermain, tanpa mencari-cari alasan. Tim kami berkualitas dan siap mengalahkan siapa pun, meskipun kelelahan menjadi masalah yang nyata," tegas Flick.
Barca harus menerima kenyataan bahwa mereka tak diberi kelonggaran sedikit pun. Setelah menghadapi Osasuna, mereka memang akan langsung bertemu Girona (30/3/2025), kemudian Betis (5/4/2025) dan Leganes (12/4/2025) di La Liga Spanyol.
Liga Champions...
- 1
- 2



