Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Namun harapan Yaman U17 untuk menyamakan kedudukan pupus ketika Timnas Indonesia U17 gantian mendapatkan penalti. Hukuman ini terjadi akibat pelanggaran kiper terhadap pemain Timnas Indonesia U17 setelah terjadi serangan balik cepat.

Evandra yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Indonesia unggul 3-1. Tak berhenti di situ, hanya berselang tiga menit, Evandra kembali menambah pundi golnya.

Sebuah serangan cepat Timnas Indonesia U17 menimbulkan situasi bahaya. Sepakan Evandra sempat dihadang kiper Yaman, sebelum kemudian bola rebound yang muncul disonteknya menjadi gol.

Dengan keunggulan 4-1 para pemain Timnas Indonesia menjadi semakin percaya diri. Yaman U17 yang mencoba mengurung, akhirnya kehabisan waktu, dan harus menelan kekelahan dari Timnas Indonesia U17.

Dengan hasil ini, Timns Indonesia U17 resmi melangkah ke putaran final Piala Dunia U17 2025. Prestasi ini menjadi sejarah sebagai salah satu tim Asia Tenggara pertama yang mencapai partai puncak turnamen bergengsi ini.

Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Afghanistan, pada Kamis (10/4/2025), Piala Dunia U17 2025 telah mengucapkan ”Selamat Datang” bagi Timnas Indonesia U17. Tim asuha Nova Arianto akan menjadi salah satu wakil dari Asia.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler