Kesaksian Ter Stegen: Meski Pendiam, Messi Juga Bisa Meledak
Budi Santoso
Sabtu, 12 April 2025 11:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Lionel Messi dikenal sebagai sosok yang tenang, rendah hati, dan lebih suka ’berbicara’ melalui permainan yang menawan di atas lapangan. Namun jangan salah, di balik wajah datarnya itu, ternyata Messi juga pernah kedapatan meledak dalam kemarahan.
Baru-baru ini, Marc-Andre ter Stegen, kiper andalan (dan kapten) Barcelona, buka-bukaan soal pengalamannya berbagi ruang ganti dengan sang legenda. Dalam wawancara dengan media Jerman, Bild, Ter Stegen jujur mengakui bahwa hubungan dirinya dengan Messi tidak selalu mulus.
"Kami tentu punya momen baik dan buruk. Leo adalah pribadi yang sangat spesial. Dia bisa memotivasi diri dari hal-hal yang mungkin tidak disadari orang lain," ujar Ter Stegen
Ter Stegen juga menyebut, dalam suatu waktu ada saat-saat ketika dirinya dan Mess tidak sepakat, bahkan saling kesal dalam satu hal. Tapi menurutnya, itu sesuatu yang wajar, dan bukan sebuah konflik besar. Itu hanya dinamika normal dalam tim yang penuh tekanan dan tuntutan tinggi.
“Ada saat ketika Messi kesal dengan saya, dan saya juga kesal dengan dia. Tapi itu bukan masalah besar,” ujar kiper asal Jerman itu.
Meski begitu, Ter Stegen tetap memuji setinggi langit kemampuan Messi. Stegen menyebut Messi adalah pemain yang bisa membuat siapa pun di lapangan terlihat bodoh hanya dalam satu gerakan.
"Saya bersyukur dia selalu ada di tim yang sama dengan saya," ucapnya sambil tertawa kecil.
Tidak Banyak Bicara...
- 1
- 2



