Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusManchester United (MU), mencapai final Liga Europa musim 2024/25 dengan catatan luar biasa. Mereka belum pernah kalah dalam satu pun pertandingan sepanjang kompetisi kasta kedua di Eropa ini.

Sebuah anomali, karena mereka mengalami musim sangat menyedihkan di Liga Inggris. Musim mereka berlangsung penuh tekanan dan hasil yang fluktuatif. Namun Setan Merah menunjukan hasil bertolak belakang saat tampil di pentas Liga Europa.

Menghadapi Tottenham Hotspur yang juga menjadi tim pesakitan di Liga Inggris, MU bisa dikatakan bagai abu yang ingin berubah menjadi batu. Itu jika mengacu pada perjalanan mereka mencapai Final Liga Europa, pada Kamis (21/5/2025) dinihari WIB.

Tim asuhan Ruben Amorim, tiba di San Mames dengan situasi yang bisa dikatakan sangat emosional. Setelah gagal lolos ke Liga Champions, mereka adalah tim buanan saat memulai kompetisi Liga Europa.

Tanpa status unggulan dan dipandang sebelah mata, itulah kenyataan yang disematkan pada MU di awal berlaga di Liga Europa. Namun, seiring waktu, tim asuhan Ruben Amorim mengubah penilaian itu sebagai momen kebangkitan, meski tetap selalu diragukan.

Liga Europa yang musim ini menggunakan format baru dengan 36 tim dalam fase round-robin delapan pertandingan, menjadi panggung MU untuk menunjukan citra mereka. Mereka tidak hanya beradaptasi, tapi juga mampu bersinar.

Di fase grup Liga Europa, mereka mencatatkan delapan laga tanpa kekalahan. Mereka bermain imbang 1-1 lawan Twente, duel dramatis 3-3 kontra Porto, dan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke Fenerbahce. Setelah itu, mereka mencatat lima kemenangan beruntun.

Tak Pernah Kalah...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler