Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bintang sepak bola asal Kroasia, Luka Modric tersedu di pertandingan terakhirnya bersama Real Madrid. Legenda Los Blancos ini secara resmi akan meninggalkan Santiago Bernabeu dengan status bebas transfer.
Pertandingan Real Madrid vs Real Sociedad, yang merupakan laga ke-38 Liga Spanyol menjadi momen perpisahan bagi Luka Modric. Setelah 13 tahun yang gemilang, Modric mengakhiri pelayanannya untuk tim ibukota Spanyol.
Kemenangan 2-0 Real Madrid atas Real Sociedad di laga perpisahan ini, melengkapi momen mengharukan Luka Modric. Sebuah penghormatan untuknya dilakukan secara khusus pada menit ke-87. Saat itu, Modric digantikan oleh Chema Andres, pemain muda Real Madrid.
Legenda berusia 39 tahun ini, melangkah keluar dari lapangan melewati barisan para pemain Real Sociedad dan Real Madrid yang membentuk jalannya. Ini adalah penghormatan terakhir kepada Modric, yang juga diikuti dengan standing ovation dari para pendukung Real Madrid di dalam stadion.
Usai pertandingan, Real Madrid mempersembahkan video penghormatan khusus kepada Modric di layar raksasa. Kemuidian juga memajang jersey raksasa dengan nama serta nomor punggungnya di tribun selatan stadion.
Berikutnya, Modric muncul di tengah lapangan ditemani istri dan anak-anaknya, sebelum menyampaikan pidato perpisahan di hadapan puluhan ribu pendukung setia Real Madrid. Momen haru mencuat di Stadion Santiago Bernabeu yang bersejarah.
“Momen yang tidak pernah saya inginkan telah tiba. Ini adalah perjalanan yang panjang. Saya ingin berterima kasih kepada klub, Presiden Florentino Perez, semua pelatih, rekan satu tim, dan semua orang yang telah membantu saya selama ini. Terima kasih banyak dari lubuk hati saya,” ujar Luka Modric.
Dorongan besar...
- 1
- 2



