Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus — Menyusul situasi politik yang memanas di Timur Tengah, beredar kabar tetang kemungkinan AFC dan FIFA membatalkan penunjukan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah Babak ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Faktor keamanan menjadi alasan utama.

Situasi keamanan yang semakin panas di Timur Tengah setelah meletus perang Israel vs Iran, disebut sangat mungkin merubah keputusan yang sudah diambil FIFA dan AFC. Penunjukan veneu babak ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Ketegangan geopolitik yang terus meningkat tak hanya mengancam stabilitas politik dan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap agenda olahraga internasional. Termasuk babak ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini.

Seperti dilansir Arab News, sesuai keputusan AFC, Qatar dan Arab Saudi telah ditunjuk sebagai tuan rumah babak krusial kualifikasi ini. Babak eliminasi ini dijadwalkan berlangsung pada 8 - 14 Oktober 2025, dengan enam negara yang akan bertarung.

Enam negara yang tersisa itu adalah Qatar, Arab Saudi, Timnas Indonesia, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), dan Irak. Tim-tim ini masih akan bersaing memperebutkan 2,5 tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.

Namun, dengan memburuknya situasi keamanan regional di kawasan Timur Tengah, kekhawatiran mulai mencuat terkait keselamatan para pemain, ofisial tim, serta para suporter. FIFA dan AFC menegaskan, aspek keamanan akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan turnamen internasional.

“FIFA dan AFC tentu tidak akan menunggu hingga mendekati hari pertandingan untuk mengambil keputusan akhir. Mengingat kompleksitas logistik, pengamanan, serta persiapan organisasi, keputusan mengenai kelanjutan atau perubahan lokasi turnamen kemungkinan besar akan diumumkan paling lambat akhir Agustus atau awal September,” ujar seorang sumber dari internal AFC.

Tiket Terakhir...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler