Ledakan Gonzalo Garcia, Membuat Endrick Panas Dingin di Madrid
Budi Santoso
Jumat, 4 Juli 2025 17:32:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Piala Dunia Antarklub 2025 telah memberi kesempatan bagi pemain muda Gonzalo Garcia meledak. Tetapi, munculnya Gonzalo Garcia, kini justru membuat bintang muda Brasil, Endrick merasa panas dingin di tim Madrid.
Dalam empat pertandingan terakhir bersama Madrid di Piala Dunia Antarklub, Gonzalo Garcia mencatatkan tiga gol dan satu assist. Statistik ini langsung menyalakan tanda bahaya bagi Endrick, yang saat ini masih terus berjuang untuk menembus tim utama di Madrid.
Menurut laporan Cadena Cope, Endrick, yang baru pulih sebagian dari cedera, bahkan memutuskan untuk terbang ke Miami secara pribadi. Hal itu dilakukannya untuk mengklarifikasi posisinya dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso.
Dalam pertemuan intens dengan General Manager Jose Angel Sanchez dan kepala perekrutan Juni Calafat, Endrick, bintang muda Brasil ini dikabarkan menyampaikan keresahannya. Intinya, Endrick memastikan, apakah dirinya masih mendapat tempat, setelah Gonzalo Garcia menunjukan sinar terangnya.
Gonzalo Garcia, yang sebelumnya hanya dipandang sebagai pemain pelapis, pelan-pelan menjadi opsi serius untuk menjadi tandem atau bahkan pengganti Kylian Mbappe musim depan. Situasi ini sangat mungkin akan memangkas peluang Endrick untuk mendapat menit bermain di Madrid.
Bagi Endrick ini bisa menjadi kiamat, karena dirinya butuh menit bermain agar bisa masuk di Timnas Brasil yang berlaga di Piala Dunia 2026 mendatang. Dengan Carlo Ancelotti yang kini menukangi Timnas Brasil, tekanan terhadap Endrick semakin besar.
Carlo Ancelotti sejak awal tidak terlalu memprioritaskan Endrick, bahkan selama masa-masa suramnya saat menjad pelatih Real Madrid. Kurangnya jam terbang di level klub bisa menjadi masalah besar bagi ambisi Endrick yang ingin menguasai panggung sepak bola dunia.
Endric Merajuk...
- 1
- 2



