Keputusan yang sama sekali tidak melibatkan dirinya itu sangat membuatnya kecewa pada manajemen Barcelona. Laporan El Nacional juga menyebut Yamal berharap mendapatkan peran yang lebih besar dalam keputusan transfer klub, seperti yang dulu pernah diberikan pada Lionel Messi.
“Lamine tidak tahu bahwa Rashford akan bergabung. Ia bahkan menunjukkan kemarahan pada Laporta dan Deco karena tidak memberi tahu dan tidak berkonsultasi dengannya selama proses negosiasi,” tulis El Nacional.
Terkait rumor ini, Barcelona belum memberikan pernyataan resmi. Namun jika memang hal ini terjadi, tentu saja bukan menjadi sebuah situasi positif bagi Barcelona. Apalagi status Yamal saat ini adalah salah satu aset terpenting Barcelona.
Sementar itu, Marcus Rashford sudah diperkenalkan secara resmi di Camp Nou dan diberi nomor punggung 14 oleh Presiden Joan Laporta. Sebelum diperkenalkan ke publik, Rashford sudah melakukan pertemuan tertutup dengan pelatih kepala Hansi Flick dan Direktur Olahraga Deco di pusat pelatihan Ciutat Esportiva.
Selautnya Rashford akan segera mengikuti tur pramusim Barcelona ke Asia bersama rekan-rekan barunya, termasuk Lamine Yamal. Meski dianggap sebagai rekrutan potensial oleh banyak pihak, kehadiran Rashford rupanya tidak disambut hangat oleh semua bagian Barca.
Murianews, Kudus – Kedatangan Marcus Rashford ke Barcelona, ternyata tidak membuat semua pihak di Barca senang karenanya. Lamine Yamal, bintang muda Blaugrana malah dikabarkan kecewa, setelah Barcelona hanya bisa mendatangkan Rashford.
Menurut laporan surat kabar Spanyol El Nacional, Lamine Yamal merasa kecewa dan bahkan kesal dengan kedatangan Rashford. Pemain berusia 18 tahun itu disebut merasa ditikung oleh keputusan klub Barcelona yang mendatangkan bintang asal Inggris itu.
Khususnya pada Presiden Barcelona Joan Laporta dan Direktur Olahraga Barca, Deco, Yamal merasa kecewa. Pemain ini merasa tidak diajak berbicara mengenai rencana Barcelona mendatangkan Rashford ke Camp Nou.
Kekecewaan Lamine Yamal diduga muncul dari harapannya agar Barcelona merekrut teman dekatnya di timnas Spanyol, Nico Williams tak terlaksana. Ketika setuju memperpanjang kontrak dengan Barcelona sebulan lalu, Yamal disebut telah mengajukan permintaan agar klub mengaktifkan klausul pelepasan Nico yang hanya sebesar 58 juta euro.
Yamal sangat antusias dengan prospek bermain bersama rekannya tersebut di level klub. Setelah tampil mengesankan bersama di Euro 2024 bersama Timnas Spanyol, Yamal ingin bisa melakukanya di Barcelona.
Namun, keinginan Yamal pupus ketika Nico Williams memilih bertahan di Athletic Bilbao dengan menandatangani kontrak jangka panjang selama 10 tahun. Kecewa dengan kegagalan itu, Yamal semakin tertekan ketika mengetahui Barcelona secara tiba-tiba malah merekrut ke Rashford.
Ingin Berperan...
Keputusan yang sama sekali tidak melibatkan dirinya itu sangat membuatnya kecewa pada manajemen Barcelona. Laporan El Nacional juga menyebut Yamal berharap mendapatkan peran yang lebih besar dalam keputusan transfer klub, seperti yang dulu pernah diberikan pada Lionel Messi.
“Lamine tidak tahu bahwa Rashford akan bergabung. Ia bahkan menunjukkan kemarahan pada Laporta dan Deco karena tidak memberi tahu dan tidak berkonsultasi dengannya selama proses negosiasi,” tulis El Nacional.
Terkait rumor ini, Barcelona belum memberikan pernyataan resmi. Namun jika memang hal ini terjadi, tentu saja bukan menjadi sebuah situasi positif bagi Barcelona. Apalagi status Yamal saat ini adalah salah satu aset terpenting Barcelona.
Sementar itu, Marcus Rashford sudah diperkenalkan secara resmi di Camp Nou dan diberi nomor punggung 14 oleh Presiden Joan Laporta. Sebelum diperkenalkan ke publik, Rashford sudah melakukan pertemuan tertutup dengan pelatih kepala Hansi Flick dan Direktur Olahraga Deco di pusat pelatihan Ciutat Esportiva.
Selautnya Rashford akan segera mengikuti tur pramusim Barcelona ke Asia bersama rekan-rekan barunya, termasuk Lamine Yamal. Meski dianggap sebagai rekrutan potensial oleh banyak pihak, kehadiran Rashford rupanya tidak disambut hangat oleh semua bagian Barca.