Barcelona Pilih Usaha ’Penggemukan’ Daripada Beli Pemain Jadi
Budi Santoso
Rabu, 13 Agustus 2025 21:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Klub raksasa Spanyol, Barcelona memiliki rencana jangka panjang yang realistis. Terutama dalam kiprah mereka di bursa transfer, alih-alih membeli pemain jadi, Barcelona malah lebih memilih membeli calon-calon pemain berpotensi.
Ibarat usaha ’penggemukan’, Barcelona membeli pemain-pemain yang belum sepenuhnya jadi. Mereka meletakannya di akademi La Masia untuk mendapatkan gemblengan pelatihan, dan untuk selanjutnya bisa mempromosikannya di tim utama.
Kabar terbaru, Barcelona dilaporkan memberi kesempatan kepada dua pemain muda belia asal Afrika untuk mereka didik di La Masia. Dua pemain muda berbakat itu adalah Aboubacar Maiga dan Moustapha Traore, yang akan segera menjalani percobaan.
Kedua pemain ini diharapkan bisa mendapatkan peningkatan kualitas setelah mereka masukan ke sistem pembinaan yang telah melahirkan banyak bintang dunia milik mereka. Barcelona sepertinya memilih cara yang lebih masuk akal dan realistis di tengah krisis finansial yang masih terjadi.
Dalam tiga tahun terakhir, Barcelona memang mengalami kesulitan untuk merekrut pemain jadi bagi tim utama mereka karena kendala keuangan. Alih-alih menggelontorkan dana besar di bursa transfer, Barcelona mlah memilih untuk membeli pemain muda yang harganya sangat terjangkau keuangan mereka.
Salah satu langkah lain yang dilakukan Barceona adalah menjalin kerjasama dengan Africa Foot, sebuah akademi sepak bola mengelola ratusan pemain muda berbakat di Afrika. Kerja sama yang berlangsung hingga 2028 ini telah membuka pintu bagi Barca untuk mendatangkan pemain potensial.
Dari La Masia sendiri, Barcelona telah banyak mendapatka pemain hebat. Pada tur pramusim lalu, striker asal Mali, Ibrahim Diarra bahkan juga masuk dalam daftar yang dibawa Hansi Flick.
Afrika...
- 1
- 2



