Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusTimnas Inggris sukses memberikan jawaban telak atas kritik yang sempat dialamatkan pada pelatih Thomas Tuchel. Kemenangan telak Three Lions 5-0 atas Serbia menjadi jawaban nyata dari kritik yang menerpa.

Kemenangan Timnas Inggris di kandang Serbia, Rabu (10/9/2025) dinihari WIB, dianggap sebagai sukses Thomas Tuchel dalam membenahi timnya. Itu terjadi setelah di pertandingan sebelumnya di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup K, hanya menang tipis dari tim gurem Andora.

Setelah disebut "ketinggalan zaman" dan terlalu pasif di laga vs Andora, timnas Inggris mampu tampil dengan visi dan strategi matang, permainan agresif, dan identitas yang jelas. Berbeda dari era Gareth Southgate yang dinilai kurang berkarakter, kini Inggris menunjukkan arah yang tegas dan progresif.

Atmosfer panas Stadion Rajko Mitic di Belgarade, bahkan tidak menggoyahkan mental skuad muda Timnas Inggris. Sejak menit awal, Serbia yang digadang-gadang sebagai pesaing utama di grup, dipaksa bermain di bawah tekanan.

Meski memiliki pemain bintang seperti Petrovic, Milenkovic, dan Vlahovic, Serbia nyatanya tak mampu menandingi intensitas permainan Inggris. Mereka tidak bisa mengembangkan permainan dibawah tatapan mata ribuan pendukungnya.

Timnas Inggris di laga ini mendapatkan gol dari Harry Kane, Noni Madueke, Morgan Rogers, Marc Guehi dan Konsa. Tiga pemain diantaranya merupakan gol debut dari pemain-pemain muda yang dipanggil ke Timnas Inggris oleh Thomas Tuchel.

Thomas Tuchel sendiri melakukan empat pergantian pemain, dari susunan yang dipakainya di pertandingan Inggris vs Andora. Tuchel memasukan Livramento, Konsa, Rogers, dan Gordon. Hasilnya, membuat serangan Inggris jauh lebih tajam dan dinamis.

Madueke...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler