Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Como di laga ini tidak hanya sekedar menang. Tetapi mereka juga sukses membangun simpati. Pendapatan dari laga ini mereka sumbangkan untuk korban banjir Danau Como. Sementara Sassuolo pulang dengan tangan kosong dan kepala tertunduk.

Cesc Fabregas, pelatih Como, tampak puas. Timnya tampil agresif, dominan, dan efisien. Bahkan nyaris menambah gol lewat Baturina dan Kempf di babak kedua. Sassuolo baru bisa mengancam lewat Boloca dan Moro, namun tanpa gol yang diharapkan.

Tetapi, cerita tentang Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia yang sudah tiga kali jadi starter di Serie A musim ini, tidak dibawa Sassuolo menjadi berita besar pada akhirnya. Saat Sassuolo menghadapi Como, klub milik Djarum Group Indonesia, Jay Idzes tidak dibawa, dan harus dibayar mahal mereka.

Ada banyak pihak yang berharap, laga ini bisa jadi panggung sempurna untuk menunjukkan kualitas Jay Idzes, pemain Indonesia di tanah Italia.
Tapi Fabio Grosso memilih jalur berbeda. Jay Idzes tak dibawa, Sassuolo kena karma tersingkir dari Coppa Italia, sedangkan Como berpesta.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini