Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Carlo Ancelotti bisa jadi harus kembali berpikir keras untuk menciptakan situasi yang pasti di Timnas Brasil yang saat ini ditanganinya. Kekalahan 2-3 dari Jepang, membuat statistiknya mulai diliputi keraguan.
Dengan 3 kemenangan, 1 hasil imbang dan 2 kekalahan sejak memimpin timnas Brasil, tingkat kemenangan Ancelotti hanya mencapai 55,6%. Catatan ini seperti mengulang awal terburuk dalam karirnya abad ini, menyamai capaian buruknya saat menangani Everton di Liga Inggris dulu.
Menurut statistik Sofascore, catatan Ancelotti di Timnas Brasil hampir mirip dengan apa yang diraihnya saat menangani Everton di Liga Inggris. Saat tiba di Everton pada 2019, prosentase kemenangannya identik seperti yang terjadi saat ini bersama Timnas Brasil.
Hasil terakhir, setelah dikalahkan Jepang, berpotensi memunculkan keraguan pada para pendukung Timnas Brasil. Melihat lebih kebelakang, Ancelotti melakukan debutnya bersama Brasil dengan hasil imbang tanpa gol melawan Ekuador.
Kemudian berhasil menang melawan Paraguay dan Chili, menciptakan harapan untuk siklus baru. Berikutnya mereka kalah dari Bolivia, namun dengan pemakluman karena laga itu digelar di tempat yang sangat tinggi di Lapaz.
Memasuki FIFA Matchday Oktober, sempat membawa sebuah harapan besar bagi pendukung Brasil saat mereka menang 5-0 atas Korea Selatan. Tetapi, semuanya kembali berubah menjadi kekhawatiran ketika Timnas Brasil menelan kekelahan 2-3 dari Jepang. Segera saja banyak kekhawatiran muncul tentang kesiapan Brasil di Piala Dunia 2026.
Hasil pertandingan Brasil di kesempatan terakhir itu, memang belum memunculkan sikap jelas dari Federasi Sepak Bola Brasil (CBF). Terutama terkait dengan masa depan Ancelotti di Timnas Brasil.
Tekanan bagi Ancelotti, pelatih asal Italia itu dipastikan akan meningkat. Penggemar Timnas Brasil bahkan mulai muncul menuntut adanya langkah revolusioner terhadap Ancelotti.
Jika Ancelotti tidak segera mampu membentuk Timnas Brasil dalam bentuk yang pasti, bisa saja akan terjadi sesuatu yang dramatis. Prospek Selecao segera berpisah dengan Ancelotti bisa sangat mungkin terjadi.



