Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Menurut laporan El Observador, kondisi mantan bintang MU itu berakhsur membaik. Bersama MU, Forlan pernah merebut gelar Juara Liga Inggris 2002/2003. Atas kejadian ini dirinya tak menyalahkan siapapun.

"Saya akan dirawat di rumah sakit dan mereka akan memasang tabung untuk mengambil darah. Saya mungkin harus tinggal di rumah sakit sampai Selasa," kata Forlan seperti dilansir El Observador.

Diego Forlan setelah meninggalkan MU, masih sempat bermain di Liga Hongkong bersama klub Kitchee. Setelahnya pada Agustus 2019 dia menyatakan pensiun dari sepak bola profesional.

Diego Forlan dianggap sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah sepak bola Amerika Selatan. Pemain ini memulai karirnya di Independiente (Argentina) sebelum bergabung dengan MU pada 2002.

Setelahnya Forlan bersinar terang di Villarreal dan Atletico Madrid, dengan sukses memenangkan Sepatu Emas Eropa dua kali. Puncak karirnya datang di Piala Dunia 2010, ketika ia membantu Uruguay mencapai semifinal dan memenangkan gelar Ballon d'Or.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler