Dengan hasil Liga Champions ini, Manchester City kini terus mempertahankan 9 pertandingan tak terkalahkan beruntun di semua kompetisi. Mereka juga sukses megumpulkan 7 poin setelah 3 pertandingan di babak penyisihan grup Liga Champions.
Situasi ini bisa dikatakan lebih bagus bagi start Manchester City di Liga Champions di musim sebelumnya. Pada musim lalu mereka mengalami kesulitan di babak penyisihan, dan harus puas hanya berada di babak 16 besar sebelum tersingkir.
"Musim lalu kami memiliki terlalu banyak cedera, hanya 15-16 pemain yang sehat. Mereka harus bermain terus menerus setiap tiga hari, jadi mereka kelelahan setelah 70 menit. Tahun ini situasinya lebih baik dan hasilnya mencerminkan itu," jelas Guardiola dengan nada optimis.
Lebih dari semuanya, Pep Guardiola tetap memberikan peringatan bagi seluruh pemainya. Pelatih berusia 53 tahun itu meminta para pemain Manchester City untuk tidak bersikap subjektif atas apa yang sudah dicapai.
"Saya puas dengan clean sheet dan kemenangan, tetapi 2-0 tidak pernah menjadi skor yang aman. Mereka memiliki dua peluang yang jelas dan kami harus mengatasi momen-momen itu jika kami ingin memenangkan Kejuaraan Eropa," tegas Guardiola.
Murianews, Kudus – Di laga ke-3 penyisihan grup Liga Champions, Manchester City berhasil meraih kemenangan 2-0 atas tamunya Villareal. Kemenangan ini disambut lega pelatihnya, Pep Guardiola.
Khususnya momen gol sundulan yang dicetak Bernardo Silva pada menit ke-40, menjadi special bagi Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol ini mengaku menjadi teringat dengan pemain kesayangannya Lionel Messi.
Meski demikian, Pep Guardiola juga tak menutupi rasa senangnya, karena Erling Haaland kembali mencetak gol. Pada laga Manchester City vs Villareal yang berlangsung di Etihad Stadium, Rabu (22/10/2025) dinihari WIB, Haaland mencetak gol pada menit ke-17.
Setelah pertandingan, Pep Guardiola memberikan beberapa pernyataan bernada pujian dan perasaan sayangnya pada Messi. Seperti dilansir Daily Mail, Guardiola menyebut gol Bernardo Silva benar-benar mengingatkannya pada sosok Messi.
"Saya senang Erling mencetak gol lagi, tetapi bahkan lebih bahagia ketika Bernardo juga mencetak gol, dengan kepalanya. Saya ingat Messi, pemain kecil yang memukul kepala mereka dengan sangat baik, seolah-olah mereka memiliki palu di leher mereka," ujar Pep Guardiola.
Erling Haaland sendiri, dengan demikian telah mencetak 24 gol dalam 14 pertandingan di semua kompetisi bersama Manchester City dan Timnas Norwegia. Haaland juga mencetak gol di 7 pertandingan beruntung untuk Man City.
Guardiola memuji secara keseluruhan penampilan kolektif Manchester City. Memenangi pertandingan atas Villareal merupakan sesuatu yang membanggakan dan sangat penting untuk terus bersaing di Liga Champions.
"Kemenangan ini sangat penting. Villarreal adalah tim yang berkualitas, mereka memiliki peluang tetapi kami mengontrol permainan dengan baik. Di babak pertama, seluruh tim bermain sangat mengesankan, mencetak gol pada waktu yang tepat dan menciptakan ancaman konstan," tutur Guardiola.
Hasil Liga Champions...
Dengan hasil Liga Champions ini, Manchester City kini terus mempertahankan 9 pertandingan tak terkalahkan beruntun di semua kompetisi. Mereka juga sukses megumpulkan 7 poin setelah 3 pertandingan di babak penyisihan grup Liga Champions.
Situasi ini bisa dikatakan lebih bagus bagi start Manchester City di Liga Champions di musim sebelumnya. Pada musim lalu mereka mengalami kesulitan di babak penyisihan, dan harus puas hanya berada di babak 16 besar sebelum tersingkir.
"Musim lalu kami memiliki terlalu banyak cedera, hanya 15-16 pemain yang sehat. Mereka harus bermain terus menerus setiap tiga hari, jadi mereka kelelahan setelah 70 menit. Tahun ini situasinya lebih baik dan hasilnya mencerminkan itu," jelas Guardiola dengan nada optimis.
Lebih dari semuanya, Pep Guardiola tetap memberikan peringatan bagi seluruh pemainya. Pelatih berusia 53 tahun itu meminta para pemain Manchester City untuk tidak bersikap subjektif atas apa yang sudah dicapai.
"Saya puas dengan clean sheet dan kemenangan, tetapi 2-0 tidak pernah menjadi skor yang aman. Mereka memiliki dua peluang yang jelas dan kami harus mengatasi momen-momen itu jika kami ingin memenangkan Kejuaraan Eropa," tegas Guardiola.