Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pernyataan Lamine Yamal yang mengatakan Real Madrid terlalu banyak mengeluh saat kalah memicu kontroversi besar. Menjelang El Clasico, pernyataan itu membuat onar jagad sepak bola Spanyol.

Pernyataan Yamal diketahui telah membuat publik, terutama pendukung Real Madrid tak senang. Di media sosial pernyataan ini menjadi bahan perdebatan besar, sehingga memunculkan situasi panas antara dua kubu, Madrid dan Barcelona yang akan berduel di El Clasico, Minggu (26/10/2025) malam WIB.

Menjelang El Clasico Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu, Lamine Yamal menjadi pusat perhatian setelah perbincangannya dengan streamer terkenal Ibai Llanos terekspos keluar. Dalam siaran itu, Yamal berkomentar soal seputar masalah wasit terkait pertandingan Madrid vs Barcelona.

"Real mencuri dan berteriak, mereka melakukan hal-hal yang tidak saya mengerti. Mereka banyak mengeluh," ujar Lamine Yamal yang langsung memicu aroma panas persaingan menjelang El Clasico.

Dilaporkan Marca, pernyataan Yamal ini langsung menimbulkan reaksi keras dari Real Madrid. Beberapa pemain Real Madrid menilai apa yan dilakukan Yamal merupakan bentuk provokasi yang tidak perlu. Terutama ketika pertandingan El Clasico hanya menghitung jam sebelum digelar.

Disisi lain, para staf pelatih Real Madrid lebih dewasa dalam menanggapinya. Mereka menganggap pernyataan Yamal adalah "stimulan" bagi para pemain Madrid, sebelum pertempuran besar di Bernabeu berlangsung.

Di kubu Barcelona sendiri, beberapa anggota staf pelatih mengakui itu adalah pernyataan yang "tidak bijaksana". Namun dalam hal ini klub tidak melakukan tindakan apapun terhadap Lamine Yamal. Pernyataan itu disebut bukan sebagai sikap Barcelona sebagai klub yang menjunjung tinggi suportifitas.

Bikin Onar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler