Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Ibarat bintang di langit, Lamine Yamal saat ini bagaikan sebuah bintang yang tengah berpijar terang. Tetapi setelah apa yang terjadi, ada penilaian kemungkinan sinar bintangnya akan cepat habis terbakar.

Terutama terkait dengan masalah cedera pangkal paha yang saat ini masih menderanya, Lamine Yamal disebut-sebut bisa mengalami bencana jika salah penanganannya. Setelah El Clasico yang sengit berakhir, penilaian ini langsung menyeruak menambah hiruk pikuk situasi.

Lamine Yamal masih terus bermain meski belum sepenuhnya pulih dari cedera pangkal pahanya. Di laga El Clasiso penampilannya yang kurang menggigit dan tajam. Bentrokan di Bernabeu seperti menempatkan Lamine Yamal berada dalam sebuah tekanan besar.

Menurut The Athletic, sumber internal di Barcelona mengkonfirmasi cedera yang dialami Lamine Yamal sebenarnya bukan cedera sederhana. Yamal disebut harus menahan rasa sakit berulang, yang sangat mungkin hingga kini mempengaruhi performanya termasuk saat menjalani laga El Clasico.

Di El Clasico Bernabeu, Lamine Yamal tercatat menyentuh bola sebanyak 79 kali, tetapi tidak melakukan satupun tembakan tepat sasaran. Pemain ini juga kehilangan bola sebanyak 22 kali dan dianggap tidak menonjol dalam pertandingan.

Diluar masalah teknis, Yamal juga menjadi sumber kontroversi di luar lapangan. Awal pekan ini, Yamal membuat geger Spanyol menjelang EL Clasiso dengan pernyataannya yang kontroversial. Pernyataannya itu telah membakar suasana El Clasico menjadi lebih mendidih.

Saat peluit terakhir, Lamine Yamal terlihat mencoba mendekati Dani Carvajal untuk bersalaman. Tetapi kapten Real Madrid ini menolak dan melontarkan kata-kata pedas. Setelahnya, Vinicius juga mencoba menghadangnya sebelum Raphinha mengamankan Lamine Yamal.

Penuh Tekanan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler