Dilatih Fabregas, Como Berevolusi Jadi Barcelona-nya Liga Italia
Budi Santoso
Selasa, 25 November 2025 07:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Klub milik taipan Grup Djarum Indonesia, Como 1907 kini menjadi salah satu kekuatan baru di Liga Italia Serie A. Sejak ditangani Cesc Fabregas, Como kini bertransformasi dengan karakter yang berbeda dari kebanyakan klub-klub Italia.
Dari awalnya hanya klub debutan, Como saat ini sudah menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di Liga Italia Serie A. Hanya dalam dua musim, Como meningkatkan daya saingnya, secara signifikan bersama Cesc Fabregas, salah satu legenda klub Barcelona.
Como saat ini bukan klub yang sekedar ingin bertahan di Liga. Tetapi mereka sudah mulai mengancam keberadaan klub-klub besar di Liga Italia. Meski masih harus ditunggu sampai akhir musim, tetapi Como setidaknya sudah membuat kejutan demi kejutan di Serie A.
Stadion Giuseppe Sinigaglia, kandang Como kini tidak hanya menawarkan pemandangan danau Como yang indah saja. Tetapi juga mulai menyugguhkan denyut permainan yang atraktif Como melalui revolusi sepakbola yang sedang dibangun oleh Cesc Fabregas.
Di bawah kepelatihan Cesc Fabregas, Como memang telah menunjukan perubahan signifikan dalam pola pemainannya. Cesc Fabregas yang merupakan seorang Cules sejati (pecinta Barcelona), pelan-pelan mulai berhasil mengadopsi gaya permainan ala Barcelona.
Meski ada penyesuian disana-sini, tetapi tidak bisa dipungkiri gaya itu tetap memiliki akar dari keberadaan Fabregas yang ber-DNA Barcelona. Dengan dukungan finansial dari Hartono Bersaudra, pemilik Grup Djarum Indonesia, proyek Como di Liga Italia menunjukan progres lebih cepat dari yang direncanakan.
Dilansir dari Goal, musim ini Como menapaki Liga Italia dengan capaian yang membuat giris klub-klub pesaingnya. Mereka menjalai 12 laga dengan hanya 1 kekalahan dengan 21 poin. Capaian ini menjadi rekor terbaik dalam sejarah mereka sejak 1949/1950.
Ala Barcelona...
- 1
- 2



