Tiga Kali Kalah, Kursi Pelatih Thomas Frank Sudah Bergetar Hebat
Budi Santoso
Selasa, 2 Desember 2025 16:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kursi pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank sudah mulai bergetar hebat menyusul kekalahan tiga kali beruntun yang diderita timnya. Saat ini bahkan sudah berkembang rumor jika mengundang Xavi Hernandez dipertimbangkan untuk menggantikannya.
Tottenham Hotspur saat ini tengah berada dalam periode sulit ketika mereka kalah dari Fulham pada akhir pekan lalu. Hasil ini menjadi kekalahan ketiga berturut-turut yang mereka alami di Liga Inggris. Lebih mengkhawatirkan, tim London Utara ini juga belum menang dalam 4 putaran terakhir.
Dengan hasil-hasil itu, Tottenham Hotspur saat ini berada di urutan ke-12 di klasemen Semetara Liga Inggris. Jika periode buruk ini tidak bisa segera diakhiri Thomas Frank, besar kemungkinan masa kerjanya akan segera berakhir.
Menurut sumber dari Fichajes, Tottenham sedang mempertimbangkan kemungkinan menunjuk Xavi Hernandez yang masih menganggur sejak meninggalkan Barcelona pada 2024. Mantan pemain timnas Spanyol ini dalam posisi bebas dan siap untuk kembali ke menjadi pelatih pada 2026.
Jika ada tawaran segera dari Tottenham Hotspur maka besar kemungkinan Xavi Hernandez akan bisa menggantikan posisi Thoms Frank di Hotspyr. Selain itu, Xavi Hernandez juga sempat dihubung-hubungkan dengan Manchester United.
Tottenham Hostpur dibawah Thomas Frank musim ini kurang tajam dalam menyerang. Sebagian disebabkan karena adanya cedera pemain. Tetapi selain itu, juga ada banyak yang meilai itu karena sistem permainan yang dikembangkan tidak efektif.
Masa depan Thomas Frank kini akan ditentukan dalam persaingan ketat di akhir tahun ini. Tottenham Hotspur akan terus-menerus menghadapi lawan yang tangguh. Jika hasilnya tak membaik, Thomas Frank bisa saja akan mengalami kejatuhan di awal tahun.



