Saat ditanya apakah momen perpisahan ini terasa mirip ketika ia meninggalkan Barcelona, Alba sempat terdiam sebelum menyatakan sangat berbeda. Ketika meninggalkan Barca, Jordi Alba mengaku masih tahu akan bisa bermain lagi di tempat lain.
”Kali ini, saya sadar saya tidak akan kembali ke lapangan sebagai pemain. Itu membuat semuanya terasa jauh lebih emosional," jelasnya.
Jordi Alba juga memberikan apresiasi kepada pelatih Inter Miami yang merupakan mantan rekan setimnya saat masih berkarier di Spanyol, Javier Mascherano. Menurut Alba, kepemimpinan Mascherano menjadi salah satu kekuatan Inter Miami sepanjang musim ini.
Selain Jordi Alba, rekan Lionel Messi lainya, Sergio Busquets juga dipastikan menjadikan laga final Piala MLS 2025 ini menjadi laga profesional terakhirnya. Jauh-jauh hari, Busquets bahkan sudah memutuskan untuk pensiun pada akhir musim ini bersama Inter Miami.
Murianews, Kudus – Menjelang final Piala MLS 2025, bek senior Inter Miami, Jordi Alba, memastikan duel Inter Miami vs Vancouver Whitecaps akan menjadi penampilan terakhirnya sebagai pesepak bola profesional. Dalam usia 36 tahun, pemain yang pernah bersinar bersama Barcelona itu menutup karirnya yang sudah berjalan 2 dekade.
Dalam konferensi pers resmi pra-pertandingan yang dilansir ESPN, Jordi Alba digambarkan tak mampu menyembunyikan emosinya. Pemain Spaynol ini mengungkapkan jika final kali ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan laga-laga besar yang pernah dijalani sebelumnya.
"Saya sudah merasakan banyak final, namun kali ini berbeda. Ini bukan sekadar laga penting, tetapi perpisahan saya dengan dunia sepak bola. Jika kami bisa menutupnya dengan trofi, itu akan menjadi penutup yang sempurna," ujarnya.
Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023 bersama sahabat lamanya, Sergio Busquets, Alba menjadi pilar penting dalam kebangkitan klub muda tersebut. Dalam dua musim, ia turut mengantarkan Miami meraih Piala Liga 2023 dan Perisai Pendukung 2024.
Final MLS tahun ini menjadi kesempatan emas untuk menambah capaian historis klub yang baru berdiri pada 2020 itu. Bersama Lionel Messi yang juga rekannya saat di Barcelona, Alba berharap bisa memberikan sesuatu yang luar biasa bagi Inter Miami.
"Inter Miami berkembang sangat cepat. Bisa mencapai final saja sudah merupakan sejarah bagi klub. Meski ini adalah pertandingan terakhir saya, saya merasakan antusiasme yang sama seperti saat pertama kali datang," lanjutnya.
Beda...
Saat ditanya apakah momen perpisahan ini terasa mirip ketika ia meninggalkan Barcelona, Alba sempat terdiam sebelum menyatakan sangat berbeda. Ketika meninggalkan Barca, Jordi Alba mengaku masih tahu akan bisa bermain lagi di tempat lain.
”Kali ini, saya sadar saya tidak akan kembali ke lapangan sebagai pemain. Itu membuat semuanya terasa jauh lebih emosional," jelasnya.
Jordi Alba juga memberikan apresiasi kepada pelatih Inter Miami yang merupakan mantan rekan setimnya saat masih berkarier di Spanyol, Javier Mascherano. Menurut Alba, kepemimpinan Mascherano menjadi salah satu kekuatan Inter Miami sepanjang musim ini.
Selain Jordi Alba, rekan Lionel Messi lainya, Sergio Busquets juga dipastikan menjadikan laga final Piala MLS 2025 ini menjadi laga profesional terakhirnya. Jauh-jauh hari, Busquets bahkan sudah memutuskan untuk pensiun pada akhir musim ini bersama Inter Miami.