Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Proses undian Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat memicu perdebatan setelah tim tuan rumah AS bergabung di grup yang dianggap relatif ringan. Hasil ini membuat sebagian penggemar sepak bola menuding FIFA memberikan keuntungan bagi AS.

Dalam pengundian resmi FIFA, Amerika Serikat bergabung di Grup D bersama Australia, Paraguay, serta satu tim dari jalur play-off Eropa (Turki, Rumania, Slovakia, atau Kosovo). Kombinasi tersebut dinilai memberikan peluang besar bagi AS untuk melaju ke babak 16 besar.

Reaksi Netizen langsung bermunculan, di media sosial beberapa penggemar mengekspresikan kecurigaan mereka tentang hal ini. Meski begitu, hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan manipulasi dalam kecerugiaan yang menyembul ini.

Proses undian Piala Dunia 2026 dilakukan secara langsung dengan melibatkan legenda olahraga Amerika Utara seperti Tom Brady, Shaquille O'Neal, Wayne Gretzky, dan Aaron Judge sebagai tamu undangan independen. Sedangkan Rio Ferdinand, legenda Inggris bertugas sebagai host utama.

Pelatih AS, Mauricio Pochettino, merespons kritik itu dengan menekankan, tidak ada lawan yang bisa diremehkan. Seperti dilansir dari Fox Sports, Pochettino menyatakan, AS tidak berada di grup lunak. Semua lawan tetap akan bisa memberikan kesulitan di Piala Dunia 2026.

"Kami harus menghormati semua lawan, setiap pertandingan akan sulit. Kami percaya kami bisa lolos dari babak penyisihan grup, tetapi tim harus tampil lebih baik dan tidak subjektif," ujar Pochettino.

Pochettino juga menegaskan fokus timnya adalah bisa merasa nyaman untuk bermain. Selain itu timnya juga menghormati lawan. Karena timnya tidak akan bisa menang tanpa bermain, maka timnya harus mempersiapkan seolah-olah semua pertandingan adalah final Piala Dunia.

”Jika Anda pikir mudah untuk melewati grup ini, itu adalah pemikiran yang salah," ujar Pochettino lagi.

16 Besar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler