Selebrasi Seluncuran Dilarang di Liga Inggris, Begini Alasannya!
Budi Santoso
Selasa, 9 Desember 2025 14:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Liga Inggris secara mengejutkan akan menerapkan sebuah aturan yang bisa dikatakan kontroversial. Premier League kabarnya akan melarang aksi seluncuran di lapangan saat pemain melakukan seleberasi gol.
Seperti dilansir Daily Mail, Badan pengatur turnamen Premier League secara resmi akan melarang tindakan seluncuran saat berselebras gol mulai Januari 2026. Kebikakan ini dianggap kontroversial, karena selucuran di atas lapangan aalah salah satu jenis selebrasi yang populer dilakukan para pemain di sepak bola.
Namun, di balik aksi ekspresif selebrasi berseluncur ini, Premier League melihat cara perayaan gol seperti itu memiliki risiko cedera yang signifikan. Menurut analisis dari Liga Inggris, selebrasi seluncuran dengan lutut di lapangan dapat menyebabkan banyak cedera.
Cedera seperti luka bakar akibat gesekan dengan rumput, ketegangan ligamen, nyeri sendi atau bahkan menyebabkan cedera yang lebih serius jika pemain salah mendarat atau lapangan tidak berkualitas baik. Dalam beberapa musim terakhir, ada banyak kasus pemain yang harus menepi dari permainan hanya karena melakukan kesalahan saat berselebrasi seluncuran.
Dengan keluarnya larangan tersebut, Liga Premier menegaskan bahwa mereka mengutamakan keselamatan pemain mereka. Mulai januari 2026, seleberasi seluncuran akan dianggap sebagai sebuah pelanggaran seperti halnya selebrasi mencopot kays.
Siapa pun yang dengan sengaja melanggar aturan baru di Liga Inggris ini, dengan masih nekat melakukan seluncuran lutut setelah mencetak gol, akan langsung diganjar kartu kuning oleh wasit. Klub-klub Liga Inggris kini harus segera mensosialisasikan ke pada para pemainnya, jika tidak ingin panen kartu kuning.
Meskipun keputusan ini kemungkinan akan menciptakan kontroversi dan perdebatan, sebagian besar pengamat di Inggris menyebut kebijakan ini masuk akal. Sepak bola modern memiliki intensitas tinggi, jadwal padat, dan tekanan besar dalam hal kebugaran fisik.
Bahkan cedera kecil dapat menyebabkan seorang pemain melewatkan serangkaian pertandingan penting, memengaruhi kinerja klub dan karier pribadi. Banyak pemain yang memiliki pengalaman buruk dengan selebrasi seluncuran lutut mendukung keputusan ini.



