Celtic terpaksa menelan hasil pahit di kandang untuk ajang Eropa, membuat rekor Nancy sebagai pelatih baru makin kelam dengan dua kekalahan kandang di dua laga yang dipimpinnya. Sementara AS Roma tampil jauh lebih efektif dan mencatat kemenangan tandang ketiga mereka di fase penyisihan Liga Europa.
Start Celtic langsung berantakan saat laga baru berjalan enam menit. Liam Scales justru memasukkan bola ke gawang sendiri setelah menyundul umpan sudut Matias Soule dengan keras hingga membentur mistar sebelum masuk. Kesalahan itu menjadi titik awal malam berat Celtic.
Roma terus menekan. Upaya Stephan El Shaarawy dan Zeki Celik memang meleset, tetapi tuan rumah lagi-lagi membuat kesalahan fatal ketika kehilangan bola di area sendiri. Evan Ferguson melepas tembakan keras yang membentur tiang, memberi sinyal bahwa ancaman Roma belum selesai.
Kasper Schmeichel sempat menggagalkan tembakan Soule yang mengarah ke pojok bawah, namun tekanan tanpa henti Roma akhirnya berbuah gol kedua sembilan menit sebelum jeda. Celik mengalirkan bola matang dari sisi kanan dan Ferguson menyelesaikannya untuk gol pertamanya di Liga Europa pada menit ke-36.
Celtic mencoba bangkit dan Reo Hatate mendapat peluang emas, tetapi tembakannya melambung. Roma menghukum kelengahan itu di waktu tambahan lewat aksi Soule yang mengirim bola kepada Ferguson, dan sang striker berbalik sebelum menuntaskan gol keduanya pada menit ke-45+1.
Celtic sempat mendapat peluang mempersempit keadaan ketika Mario Hermoso menjatuhkan Arne Engels di kotak penalti. Namun eksekusi Engels hanya membentur tiang, membuat tekanan semakin menumpuk untuk Nancy dan timnya.
Memasuki babak kedua, Kelechi Iheanacho menjadi salah satu dari tiga pemain yang langsung dimasukkan Nancy. Namun delapan menit setelah restart, dia justru gagal memanfaatkan peluang besar dari jarak 10 meter ketika Mile Svilar sudah tak bergerak. Celtic sempat merayakan gol ketika Iheanacho menyambar umpan Engels, tetapi VAR membatalkannya karena offside.
Murianews, Kudus – AS Roma sukses membantai Celtic 3-0 pada laga ke-6 Liga Europa 2025/2026 di Celtic Park, Jumat (12/12/2025) dini hari WIB. Hasil ini langsung menempatkan pelatih Celtic, Wilfried Nancy dalam sorotan tajam, di Eropa.
Celtic terpaksa menelan hasil pahit di kandang untuk ajang Eropa, membuat rekor Nancy sebagai pelatih baru makin kelam dengan dua kekalahan kandang di dua laga yang dipimpinnya. Sementara AS Roma tampil jauh lebih efektif dan mencatat kemenangan tandang ketiga mereka di fase penyisihan Liga Europa.
Start Celtic langsung berantakan saat laga baru berjalan enam menit. Liam Scales justru memasukkan bola ke gawang sendiri setelah menyundul umpan sudut Matias Soule dengan keras hingga membentur mistar sebelum masuk. Kesalahan itu menjadi titik awal malam berat Celtic.
Roma terus menekan. Upaya Stephan El Shaarawy dan Zeki Celik memang meleset, tetapi tuan rumah lagi-lagi membuat kesalahan fatal ketika kehilangan bola di area sendiri. Evan Ferguson melepas tembakan keras yang membentur tiang, memberi sinyal bahwa ancaman Roma belum selesai.
Kasper Schmeichel sempat menggagalkan tembakan Soule yang mengarah ke pojok bawah, namun tekanan tanpa henti Roma akhirnya berbuah gol kedua sembilan menit sebelum jeda. Celik mengalirkan bola matang dari sisi kanan dan Ferguson menyelesaikannya untuk gol pertamanya di Liga Europa pada menit ke-36.
Celtic mencoba bangkit dan Reo Hatate mendapat peluang emas, tetapi tembakannya melambung. Roma menghukum kelengahan itu di waktu tambahan lewat aksi Soule yang mengirim bola kepada Ferguson, dan sang striker berbalik sebelum menuntaskan gol keduanya pada menit ke-45+1.
Celtic sempat mendapat peluang mempersempit keadaan ketika Mario Hermoso menjatuhkan Arne Engels di kotak penalti. Namun eksekusi Engels hanya membentur tiang, membuat tekanan semakin menumpuk untuk Nancy dan timnya.
Memasuki babak kedua, Kelechi Iheanacho menjadi salah satu dari tiga pemain yang langsung dimasukkan Nancy. Namun delapan menit setelah restart, dia justru gagal memanfaatkan peluang besar dari jarak 10 meter ketika Mile Svilar sudah tak bergerak. Celtic sempat merayakan gol ketika Iheanacho menyambar umpan Engels, tetapi VAR membatalkannya karena offside.
Guncang Celtic Park...
Roma kembali mengguncang Celtic Park ketika Leon Bailey mencetak gol beberapa menit setelah masuk lapangan, tetapi lagi-lagi VAR menganulir karena offside. Bailey sempat mendapat peluang lain namun digagalkan kaki Schmeichel.
Meski begitu, tiga gol sudah cukup membawa Roma mengoleksi kemenangan bersejarah. Roma kini menjadi tim pertama sejak Inverness Caledonian Thistle pada musim 2012-2013 yang mampu menang tandang melawan Celtic dan Rangers dalam satu musim. Sementara itu, Celtic tertahan di posisi ke-24 alias slot terakhir zona kelolosan, membuat upaya mereka di Liga Europa semakin berat.
Pada laga ke-6 Liga Europa lainnya, Aston Villa memperkuat ambisi finis di delapan besar setelah menundukkan FC Basel 2-1 di St Jakob-Park. Aston Villa tampil efektif dan mencuri kemenangan tandang penting yang menjadi kemenangan kedua dari tujuh laga tandang terakhir mereka di kompetisi Eropa.
Basel yang tampil inkonsisten musim ini mencoba mengambil inisiatif, namun Villa justru lebih siap dan langsung memimpin setelah bola liar di kotak penalti jatuh ke Evann Guessand yang melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah yang menjadi gol pada menit ke-12.
Basel tetap berupaya mengancam dan sempat merayakan gol penyama kedudukan ketika Benie Traore menyodorkan bola kepada Leo Leroy yang menuntaskan peluang ke tiang jauh. Namun VAR cepat menganulir gol tersebut setelah Dominik Robin Schmid dinyatakan offside dalam prosesnya.
Tekanan Basel akhirnya berbuah hasil beberapa menit kemudian setelah Flavius Daniliuc menyambar umpan bebas Xherdan Shaqiri untuk mengelabui Marco Bizot dan menyamakan skor pada menit ke-34.
Pelatih Aston Villa Unai Emery melakukan perubahan di jeda pertandingan dengan menarik Matty Cash dan memasukkan Youri Tielemans. Pergantian itu terbukti tepat karena hanya 10 menit setelah babak kedua dimulai, Tielemans mengembalikan keunggulan Villa melalui sepakan terukur di tepi kotak penalti setelah menerima sodoran matang dari Emi Buendia.
Pergantian lain yang dilakukan Villa membuat tempo pertandingan menurun, sedangkan ekspresi tidak senang Jadon Sancho saat ditarik keluar menjadi catatan minus malam itu.
Hasil Lengkap...
Babak kedua berjalan lebih pragmatis bagi Aston Villa yang menurunkan tempo demi mengamankan poin penuh. Basel mencoba menekan di penghujung laga, tetapi Bizot yang sempat diganjar kartu kuning karena membuang waktu tetap tampil kokoh di bawah mistar. Sundulan Albian Ajeti yang melebar menjadi peluang terakhir Basel, sekaligus menandai kekalahan kandang pertama mereka di Liga Europa sejak Oktober 2015.
Berikut Hasil Lengkap Liga Europa 2025-2026 – Laga ke-6, Jumat (12/12/2025):
- Celtic 0-3 AS Roma
- Basel 1-2 Aston Villa
- Utrecht 1-2 Nottingham Forest
- Dinamo Zagreb 1-3 Real Betis
- Brann 0-4 Fenerbahçe
- Malmö FF 1-2 Porto
- Freiburg 1-0 RB Salzburg
- Lyon 2-1 Go Ahead Eagles
- Celta Vigo 1-2 Bologna
- FCSB 4-3 Feyenoord
- Panathinaikos 0-0 Viktoria Plzen
- Ferencváros 2-1 Rangers
- Ludogorets 3-3 PAOK
- Midtjylland 1-0 Genk
- Nice 0-1 Braga
- Sturm Graz 0-1 Red Star Belgrade
- Stuttgart 4-1 Maccabi Tel Aviv
- Young Boys 1-0 Lille