Jika Jadi ke Klub ini, Messi Mungkin Tak Akan Punya DNA Barcelona
Budi Santoso
Rabu, 7 Januari 2026 21:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sulit membayangkan dunia sepak bola tanpa Lionel Messi berseragam Barcelona. Namun siapa sangka, sebelum Camp Nou menjadi rumahnya, megabintang Argentina itu hampir saja menapaki jalan yang sama sekali berbeda.
Dalam sebuah wawancara bersama Luzu TV yang diunggah ke YouTube pada 5 Januari 2026, Messi menceritakan kembali asal muasal karir sepak bolanya. La Pulga mengungkapkan, saat masa remaja, tepat di periode genting antara meninggalkan Newell’s Old Boys, peluang bermain untuk River Plate sempat terbuka lebar.
“Saya sempat ke River Plate, berlatih sendiri dan ikut masa percobaan. Sekitar 10 hari kemudian, saya kembali dan mereka bilang tertarik mempertahankan saya. River siap mengurus pengobatan dan saya bisa tinggal di asrama klub,” demikian Messi mengawali kisahnya.
Bagi keluarga Messi, tawaran itu nyaris sempurna. River Plate bermarkas di Buenos Aires, hanya sekitar 300 kilometer dari Rosario, kampung halaman Messi. Artinya, bocah kurus berusia belasan tahun itu tidak perlu meninggalkan negaranya, apalagi berpisah jauh dari keluarga.
Namun, mimpi tersebut runtuh sebelum benar-benar dimulai. Masalah administrasi menjadi batu sandungan utama. River Plate meminta Messi mengurus surat pelepasan dari Newell’s Old Boys. Sayangnya, klub lamanya menolak.
“Saat saya kembali untuk meminta rilis, Newell’s tidak setuju. Situasinya jadi sangat rumit dan akhirnya semuanya berakhir,” kenang Messi.
Di tengah kebuntuan itu, sebuah pintu tak terduga justru terbuka dari seberang samudra. Barcelona datang dengan tawaran yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Klub Catalan itu tidak hanya memberikan tempat, tetapi juga bersedia menanggung penuh biaya pengobatan Messi, keputusan yang kemudian mengubah sejarah sepak bola dunia.
La Masia...
- 1
- 2



