Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sekali lagi, pelatih Nottingham Forest, Sean Dyche tak ragu memberi pujian yang lebih tinggi. Menurutnya, ada potensi Wrexham akan terus menciptakan kejutan di turnamen Piala FA ini.

“Ini bukan hanya soal uang atau ketenaran. Cara mereka menjaga standar dan terus mendorong diri sendiri itu luar biasa. Cerita mereka sepertinya belum akan berhenti,” kata Dyche sambil menyinggung posisi Wrexham yang kini hanya terpaut satu poin dari zona play-off Championship.

Sementara dari kubu Wrexham, muncul kisah kepahlawanan kiper Arthur Okonkwo dalam adu penalti, dan kembalinya Ollie Rathbone yang impresif usai cedera. Gol pertama yang diciptakan Liberato Cacace dan Dom Hyam, juga menjadi cerita panjang bagi para pendukungnya.

“Ini malam yang ajaib. Inilah Piala FA dalam bentuk terbaiknya,” kata Cacace, yang baru kembali menjadi starter setelah absen lebih dari dua bulan, seperti dilansir dari BBC Sport.

Kemenangan ini semakin memanaskan atmosfer positif Wrexham. Mereka mencatat empat kemenangan beruntun di Championship, sejak pertama kalinya sejak promosi dari non-liga pada 2023. Sejumlah pemain kunci seperti Lewis Brunt, Andy Cannon, Danny Ward, Kieffer Moore, dan Issa Kabore juga semakin dekat kembali dari cedera, sementara peluang belanja pemain di bursa transfer Januari juga masih terbuka.

Sebaliknya, Nottongham Forest harus melakukan evaluasi menyeluruh setelah kekalahan dari Wrexham ini. Sean Dyche secara terbuka menyesalkan sikap beberapa pemainnya. Mereka mengabaikannya, karena menganggap remeh lawan.

“Kami sudah memperingatkan tentang Wrexham, tapi penampilan kami sangat jauh dari standar. Beberapa pemain masuk dan mengubah segalanya, barulah kami terlihat seperti tim Liga Premier. Tapi terlambat,” keluhnya usai pertandingan.

Kini Nottingham Forest harus kembali fokus pada misi bertahan di kasta tertinggi, Liga Inggris. Sementara itu, di Wales utara, para pendukung Wrexham mulai berani bermimpi lebih jauh di Piala FA Inggris.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler