Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pelatih terbaru Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan langkah awal yang akan dilakukannya ambil bersama skuad Garuda. Pelatih asal Inggris ini diperkenalkan secara resmi ke publik di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Seperti dilansir Antara, John Herdman dalam kesempatan ini menegaskan fokus utamanya adalah membedah kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia. Kegagalan ini diharapkan tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Herdman menyebut ada tiga kata kunci yang menjadi fondasi kerjanya dalam waktu dekat ini. Itu adalah mendengarkan, memahami, dan bertindak. Menurutnya, proses ini krusial untuk mengidentifikasi kekurangan Timnas Indonesia selama dua tahun perjalanan menuju Piala Dunia 2026.

Herdman mengatakan ingin menggali secara mendalam faktor apa saja yang membuat langkah timnas Indonesia gagal. Sehingga saat memimpin Timnas Indonesia menuju target jangka panjang, termasuk Piala Dunia 2030, kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

“Dalam jangka pendek, yang paling penting adalah melakukan penilaian. Saya perlu meluangkan waktu untuk mendengarkan dan memahami pengalaman orang-orang di dalam tim. Dari evaluasi taktis saya terhadap kampanye dua tahun terakhir, kita sebenarnya sudah sangat dekat, tapi tetap gagal. Kita harus tahu di mana letak kekurangannya,” ujar Herdman.

Salah satu figur kunci yang akan banyak diajak berdiskusi adalah kapten timnas, Jay Idzes. Bek andalan tersebut tampil konsisten sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026, menjadi starter dan bermain penuh dalam 15 pertandingan dari putaran pertama hingga keempat.

“Artinya saya harus berbicara dengan kapten dan membentuk kelompok kepemimpinan. Saya ingin benar-benar memahami apa yang mereka rasakan di lapangan—bagaimana mereka menderita di momen sulit, serta bagaimana mereka bangkit bersama setelah keberhasilan maupun kegagalan,” jelas Herdman.

Bicara dengan pemain...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler