Jelang Newcastle vs Man City, Khusanov Dipuji Pep Guardiola
Budi Santoso
Selasa, 13 Januari 2026 19:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pelatih Man City, Pep Guardiola, melontarkan pujian tinggi kepada bek muda andalannya, Abdukhodir Khusanov, jelang laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2025/2026 atau Carabao Cup melawan Newcastle United. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion St James’ Park, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB.
Guardiola menilai Khusanov sebagai bek tengah dengan karakter yang tidak banyak dimiliki pemain lain. Bek tim nasional Uzbekistan berusia 21 tahun itu disebut memiliki kecepatan lari yang sangat baik serta kemampuan melepas umpan jauh akurat.
“Umpan-umpannya bisa menembus garis pertahanan lawan. Dia hanya perlu lebih berani melakukannya. Itu soal waktu karena dia masih sangat muda,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (13/1/2026).
Menurut pelatih berusia 54 tahun tersebut, kehadiran Khusanov memberi dampak positif dalam permainan Man City. Kemampuannya membaca permainan dan mendukung sirkulasi bola membuatnya cocok dengan filosofi tim. Tak berlebihan jika Guardiola menyebut Khusanov sebagai salah satu rekrutan terbaik timnya dalam beberapa waktu terakhir.
Khusanov sendiri didatangkan dari RC Lens pada Januari 2025. Guardiola mengakui adaptasi pemain asal Uzbekistan itu tergolong cepat, meski sebelumnya baru merasakan lima bulan bermain di level tertinggi Liga Prancis. Tantangan bermain di Inggris pun mampu ia jawab dengan performa konsisten.
“Dia mudah dilatih, selalu memberi 100 persen di lapangan. Bahasa Inggrisnya bagus dan cepat memahami instruksi. Jika dia masih ada di bursa transfer sekarang, saya yakin setidaknya ada 10 klub top yang ingin merekrutnya. Kualitas unik seperti ini sulit ditemukan,” kata Guardiola.
Starter...
- 1
- 2



