Debut Kelam Arbeloa, Real Madrid Tumbang Memalukan dari Albacete
Budi Santoso
Kamis, 15 Januari 2026 07:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa harus menelan hasil kelam di debutnya. Pengganti Xabi Alonso ini mengalami kekalahan memalukan saat membawa Real Madrid turun di Copa del Rey menghadapi Albacete, klub divisi dua Spanyol, Kamis (15/1/2026) dinihari WIB.
Di laga ini, langkah Real Madrid di Copa del Rey harus terhenti secara mengejutkan. Raksasa Eropa itu tersingkir oleh Albacete, tim divisi dua Spanyol, dalam laga yang sekaligus menjadi debut pahit Alvaro Arbeloa sebagai pelatih utama Los Blancos.
Bermain di Estadio Carlos Belmonte, Madrid sebenarnya tampil dominan sejak awal. Penguasaan bola hampir menyentuh 80 persen di babak pertama. Namun dominasi itu tak berbanding lurus dengan efektivitas serangan mereka. Albacete yang justru berhasil membuka keunggulan lebih dulu.
Pada menit ke-42, bek Javi Villar sukses menanduk bola hasil sepak pojok Jose Lazo yang tak mampu dibendung kiper Madrid, Andriy Lunin. Gol tersebut membuat publik tuan rumah bergemuruh.
Madrid langsung bereaksi cepat. Di masa tambahan waktu babak pertama, pemain muda berusia 18 tahun, Franco Mastantuono, memanfaatkan kesalahan fatal kiper Raul Lizoain untuk menyamakan kedudukan dari jarak dekat.
Babak kedua berjalan lebih seimbang. Arbeloa mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan sejumlah pemain berpengalaman seperti David Alaba, Eduardo Camavinga, dan Dani Carvajal untuk mengejar kemenangan.
Namun keputusan paling menentukan justru datang dari kubu Albacete. Pelatih Alberto Gonzalez memasukkan Jefte Betancor dari bangku cadangan, dan terbukti langkah itu tepat. Betancor mencetak dua gol dalam delapan menit terakhir pertandingan. Satu gol sebelum dan satu sesudah gol penyeimbang Gonzalo Garcia.
Kekalahan Menyakitkan...
- 1
- 2



