Pemain Incaran Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Terancam Dipenjara
Budi Santoso
Sabtu, 17 Januari 2026 08:50:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Salah satu calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde mendapatkan masalah besar di Turki. Pemain Fernebahce ini terancam hukuman penjara selama satu tahun, empat bulan, dan 14 hari terkait kasus kekerasan yang terjadi pada derbi kontra Galatasaray.
Vonis hukuman percobaan ini disampaikan Pengadilan di Turki setelah persidangan yang panjang atas kasus penyerangan yang melibatkan sejumlah pemain dan staf klub Fernebahce. Kejadian ini berlangsung pada 19 Mei 2025 saat Fenerbahce mengalahkan Galatasaray 1-0 di pekan ke-37 Liga Turki.
Menurut laporan Voetbal Primeur, selain Jayden Osterwolde, beberapa staf pelatih Fernebahce juga dilaporkan menghadapi vonis yang sama, hukuman percobaan. Mert Hakan Yandas rekannya, mantan dokter Tim Ertugrul Karanlik, mantan direktur Fenerbahce Hulusi Belgu, dan Emre Kartal, putra mantan pelatih Ismail Kartal, menerima vonis yang hampir sama.
Dalam sidang vonis di pengadilan Turki, Jayden Orterwolde dan sejumlah terdakwa, terbukti melakukan tindakan bersama-sama dalam kasus penganiayaan Ali Celikkiran, yang saat itu adalah Direktur Galatarasaray Turki. Mereka disebut telah menendang dan memukul korban.
Tuntutan awal Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Turki sebelumnya menunjuk hukuman yang lebih berat. Mereka meminta hakim menjatuhkan hukuman antara dua tahun tiga bulan hingga enam tahun sembilan bulan.
Peristiwa yang melibatkan Jayden Oosterwolde terjadi pada 19 Mei 2025 di laga Liga Turki ke-37 saat Galatasaray menghadapi Fernehbahce. Dalam kemenangan timnya, Jayden Oosterwolde dan rekan setimnya disebut mencoba memasang spanduk klub.
Tetapi keinginan Jayden Oosterwolde mendapatkan hambatan, saat pihak keamanan meminta agar mereka tidak melakkannya. Sehingga dari sini, akhirnya muncul bentrokan yang memunculkan satu korban pada diri Ali Celikkiran. Dalam kejadian ini Ali Celikiran mengalami patah tulang leher.
Patah Leher...
- 1
- 2



