Vinicius Junior kemudian menyempurnakan penampilan gemilangnya dengan gol spektakuler pada menit ke-63 melalui tembakan keras ke sudut atas gawang. Kesalahan Dani Ceballos memang sempat memberi Monaco gol hiburan, namun tak mengubah jalannya laga.
Jude Bellingham berikutnya menutup pesta gol Madrid pada menit ke-80 dengan penyelesaian tenang, memastikan kemenangan 6-1 yang disebut banyak pihak sebagai “set tenis” di Bernabeu. Hasil ini membawa Real Madrid ke puncak klasemen sementara, sementara Monaco berada di ambang tersingkir.
Menariknya, dua gol Mbappe tercipta ke gawang mantan klubnya sendiri. Penampilan sang bintang menegaskan ambisi besar Madrid di Liga Champions musim ini. Legenda klub seperti Arbeloa pun disebut-sebut memuji mentalitas dan kedalaman skuad Los Blancos yang kian matang.
Murianews, Kudus – Real Madrid menampilkan salah satu performa paling mengesankan di Liga Champions musim ini setelah menghancurkan Monaco dengan skor telak 6-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Duet Mbappe dan Vinicius menjadi pusat perhatian dalam kemenangan besar Madrid tersebut.
Pertandingan ke-7 babak kualifikasi Liga Champions itu langsung memperlihatkan perbedaan kelas. Meski membuka laga dengan tempo sedang, Real Madrid cepat mengambil kendali permainan melalui penguasaan bola rapi dan tekanan konstan ke pertahanan Monaco.
Baru lima menit laga berjalan, Kylian Mbappe membuka keunggulan. Menerima bola di tepi kotak penalti, Mbappe melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang Monaco. Gol cepat itu langsung membakar semangat publik Bernabéu.
Tertinggal lebih dulu, Monaco mencoba keluar menyerang. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk penyelesaian jarak dekat Ansu Fati yang gagal dimaksimalkan. Namun, kelengahan lini tengah tim tamu justru menjadi bumerang.
Pada menit ke-25, serangan balik cepat Madrid diakhiri dengan umpan matang Vinicius Junior yang diselesaikan dingin oleh Kylian Mbappe. Gol kedua Mbappe membuat skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Real Madrid.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan nyaman bagi Madrid, meski Monaco sempat memberi ancaman lewat tembakan Jordan Tze yang membentur mistar serta sejumlah penyelamatan penting Thibaut Courtois. Namun, harapan Monaco benar-benar runtuh selepas jeda.
Memasuki babak kedua, pasukan Madrid tampil semakin agresif. Menit ke-51, Franco Mastantuono mencetak gol melalui tembakan first time di dalam kotak penalti, lagi-lagi berkat assist Vinicius. Tekanan berkelanjutan membuat bek Monaco, Thilo Kehrer, mencetak gol bunuh diri beberapa menit kemudian.
Vinicius...
Vinicius Junior kemudian menyempurnakan penampilan gemilangnya dengan gol spektakuler pada menit ke-63 melalui tembakan keras ke sudut atas gawang. Kesalahan Dani Ceballos memang sempat memberi Monaco gol hiburan, namun tak mengubah jalannya laga.
Jude Bellingham berikutnya menutup pesta gol Madrid pada menit ke-80 dengan penyelesaian tenang, memastikan kemenangan 6-1 yang disebut banyak pihak sebagai “set tenis” di Bernabeu. Hasil ini membawa Real Madrid ke puncak klasemen sementara, sementara Monaco berada di ambang tersingkir.
Menariknya, dua gol Mbappe tercipta ke gawang mantan klubnya sendiri. Penampilan sang bintang menegaskan ambisi besar Madrid di Liga Champions musim ini. Legenda klub seperti Arbeloa pun disebut-sebut memuji mentalitas dan kedalaman skuad Los Blancos yang kian matang.