Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus - Manchetser City kembali menghadapi periode sulit setelah Man City kalah di laga penting Liga Champions melawan wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Kekalahan ini memperpanjang awal buruk Man City di tahun 2026.

Di sisi lain, masalah cedera pemain yang saat ini kembali terulang di Man City, mulai menunjukan tanda-tanda berpotensi menjadi masalah besar bagi The Cityzen ini. Guardiola menyebut masalah ini menjadi salah satu faktor yang membuat timnya kalah dari tim gurem Norwegia itu.

Seperti dilansir BBC Sports, Pep Guardiola harus berangkat ke Norwegia, tepatnya kandang Bodo/Glimt yang berada di dekat Kutub Utara, dengan kondisi skuad pincang. Delapan pemain utama Man City absen karena cedera, ditambah rekrutan anyar Antoine Semenyo yang belum memenuhi syarat tampil di Liga Champions.

Ditambah kapten Bernardo Silva yang harus absen akibat sanksi larangan bermain karena akumulasi kartu, menjadi lengkap masalah yang harus ditangani Man City. Situasi ini memaksa Guardiola menurunkan starting XI termuda Man City sepanjang sejarah mereka di Liga Champions.

Di laga melawan Bodo/Glimt Guardiola terpaka memasang empat pemain berusia 21 tahun ke bawah. Hasilnya, Man City bermain reyot saat menghadapi militansi Bodo/Glimt di laga ke-7 Liga Champions itu.

Salah satu sorotan tertuju pada bek tengah Max Alleyne. Dipanggil kembali dari klub Championship Watford untuk menambal krisis cedera, Alleyne harus menjalani debut berat di panggung tertinggi Eropa. Sayangnya, ia kesulitan mengatasi tekanan dan dinilai bersalah atas dua gol awal yang bersarang ke gawang Man City.

Kekalahan ini menambah daftar kelam Man City sejak pergantian tahun. Setelah menutup 2025 dengan delapan kemenangan beruntun, performa City anjlok di awal 2026 dengan hanya dua kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir, termasuk kekalahan beruntun dan hasil mengecewakan dari Manchester United akhir pekan lalu.

“Kami harus kembali. Hasil sejak akhir 2025 tidak bagus di Liga Premier dan juga hari ini. Sekarang kami harus bergerak maju menghadapi Wolves dan Galatasaray. Hari ini seharusnya menjadi kesempatan luar biasa, tetapi semuanya terasa salah,” keluh Pep Guardiola.

Haaland...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler