Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Aksi ekstrem kembali menggemparkan dunia ketika Alex Honnold menaklukkan dinding Tower Taipei 101 hanya dengan tangan kosong. Pemanjat Solo asal Amerika Serikat itu melakukan panjat dinding tanpa pengaman dan menciptakan momen olahraga langka dan menegangkan di Taipei.

Selama lebih dari 90 menit, Honnold melakukan panjat dinding di gedung setinggi 508 meter tersebut sendirian tanpa menggunakan pengaman, Minggu (25/1/2026). Ribuan orang yang berada di bawah, termasuk wisatawan dari Hongkong dan berbagai negara lain, hanya bisa menahan napas menyaksikan aksinya selama satu jam lebih.

Seperti dilansir dari Outlookindia, kerumunan penonton berteriak setiap kali Honnold sukses melewati bagian sulit pada eksterior kaca dan baja di dinding bangunan Tower Taipei 101. Dengan angin kencang dan ketinggian ekstrem, Honnold hanya mengandalkan tepian arsitektur dan batang logam untuk memanjat inci demi inci bagian dinding bangunan ini.

Usai mencapai puncak, Alex Honnold menyebut momen berdiri di atas puncak Taipei 101 sebagai pengalaman yang luar biasa. Atlet panjat bebas ini mengakui bagian tersulit berada di area lantai 60 hingga 64 yang dikenal sebagai “kotak bambu” karena struktur miring dan minim titik istirahat.

Panjat dinding Tower Taipei 101 ini disebut berbeda dari upaya sebelumnya pada 2004 oleh Alain Robert yang masih menggunakan pengaman. Gaya Solo Climbing dan tanpa pengaman yang dilakukan Honnold membuat aksi ini menjadi tantangan yang memiliki tingkat risiko yang jauh lebih tinggi.

Lahir pada 1985 di Amerika Serikat, Alex Honnold dikenal sebagai ikon panjat tebing ekstrem dunia. Namanya melejit setelah mendaki El Capitan secara solo pada 2017, sebuah pencapaian yang diabadikan dalam film dokumenter Free Solo.

Di balik aksi berbahaya tersebut, terdapat persiapan panjang dan disiplin ketat. Honnold berlatih berulang kali dengan perlengkapan lengkap untuk menghafal setiap gerakan sebelum tampil tanpa pengaman.

Tower Taipei...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler