Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kepergian Dro Fernandez ke Paris Saint Germain pada akhirnya telah membuat Barcelona menderita. Klub yang membesarkan pemain keturunan Filipina ini merasa kecewa dan terpukuk ketika tak mendapatkan kesepakatan penuh dalam kontraknya.
Seperti dilansir Mundo Deportivo, pernyataan-pernyataan pemain yang bernama lengkap Pedro Fernandez Sarmiento ini, telah menimbulkan kekecewaan besar berkepanjangan. Dro Fernandes memberikan pernyataan resmi pada Selasa (27/1/2026) saat diperkenankan secara resmi oleh PSG.
Beberapa frasa dari pernyataanya disebut bisa diartikan sebagai pukulan pada Barcelona. Atau setidaknya, tidak cocok bagi orang-orang yang berada kantor Ciutat Esportiva Joan Gamper, pusat semua hal tentang Barcelona diatur secara resmi.
Dro Fernandez dalam pernyataannya menyatakan jika dirinya sangat senang dan sangat bersemangat. Menurutnya, momen kepindahan dirinya dari Barcelona ke PSG adalah momen yang sangat membanggakan bagi dirinya.
“Saya dan keluarga saya, saya menantikan untuk memulai sekarang. Ini adalah langkah penting, tetapi keputusan telah dibuat untuk terus tumbuh sebagai pemain dan tidak ada tempat yang lebih baik untuk terus tumbuh selain di sini, karena proyek yang ada sekarang dengan anak-anak muda di sini luar biasa, karena pelatih dan semua orang yang memungkinkannya dan itulah mengapa saya di sini," ujar Dro Fernandez.
Dari sisi Barcelona, pernyataan itu jelas sangat bisa diperdebatkan. Sebab di La Masia, akademi Barcelona banyak pemain muda yang berkualitas juga memiliki pilihan untuk berkembang dengan baik juga. Dan pernyataan Dro Fernandez seolah itu tidak ada di Barcelona.
Dalam kasus ini, Dro Fernandez, pada usia 17 tahun pemain ini sudah bermain di La Liga dan Liga Champions. Lalu, mantan rekan setimnya Lamine Yamal, pada usia 15 tahun, telah melakukan debutnya di tim utama. Lalu juga Pau Cubarsi, juga melakukan debutnya ketika masih berusia 16 tahun. Begitu juga dengan Marc Bernal.
Pede sekali...
- 1
- 2



