Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Kemenangan Benfica atas Real Madrid di Liga Champions masih menjadi pembicaraan besar. Pelatih Jose Mourinho mengaku sempat salah orientasi tentang jumlah gol yang dibutuhkan timnya di akhir laga.

Seperti dilansir A Bola, dalam acara pres confrence, Mourinho mengungkapkan situasi yang terjadi di bench pemain Benfica menjelang laga berakhir. Pelatih berjuluk The Special One ini menyebut saat laga memasuki menit akhir, dirinya dan para pemainnya awalnya sudah yakin dengan skor 3-2 sudah cukup untuk bisa melanjutkan turnamen.

Tetapi semua berubah menjadi shock, saat mereka menyadari Benfica ternyata membutuhkan satu gol lagi dalam kemenangan mereka. Jika tidak ada satu gol tambahan, maka bisa saja Benfica tidak akan bisa berada di posisi terakhir tim yang masih bisa menjalani pertandingan playoff 16 Liga Champions.

"Ketika saya membuat perubahan terakhir dengan Franjo Ivanovic dan Antonio Silva, saya diberitahu skor (3-2) saat itu aman, jadi tim fokus untuk bertahan. Hanya beberapa detik kemudian, saya diberitahu kami ternyata membutuhkan gol lain,” ujar Mourinho.

Situasi itu tentu saja membuat kaget semua yang ada di bench pemain. Apalagi Mourinho mengaku sudah tidak bisa melakukan perubahan apapun di lapangan. Dari bench akhirnya hanya bisa memberi instruksi jika mereka yang di lapangan harus menambah gol.

“Saat itu kami tidak bisa melakukan lebih banyak pergantian pemain lagi. Untungnya kami memenangkan tendangan bebas, yang memberi kami kesempatan, dengan Trubin (kiper Benfica), pria besar kami, menyerang," jelas Mourinho.

Trubin yang merangsek ke depan gawang Real Madrid, sukses menyundul bola dan merubah skor menjadi 4-2 tepat menjelang laga berakhir. Skor itu pada akhirnya membawa Benfica berada dalam daftar tim yang akan menjalani playoff 16 Besar Liga Champions.

Mourinho juga menyatakan Benfica pantas meraih 3 poin melawan tim terhebat di dunia. Sebuah momen luar biasa yang pada akhirya juga diakui sangat bingung untuk mengungkapkannya.

"Saya pikir kami benar-benar pantas mendapatkan hasil ini. Bagi Benfica, mengalahkan Real Madrid memiliki arti yang sangat istimewa. Ini perasaan yang sangat hebat," tambah Jose Mourinho.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler